Dunia mengenal 9/11 sebagai sebuah tragedi yang mengerikan, yang mana tragedi 16 tahun silam ini diklaim sebagai aksi teroris dan mengakibatkan invasi besar-besaran oleh pihak Amerika di tanah Iraq. Tapi apakah benar itu adalah aksi teroris?

Bagi para korban tragedi 9/11 ini jelas adalah sebuah tindakan keji dengan melakukan pembajakan pesawat untuk menabrak gedung WTC hingga luluh lantah. Ya itulah yang dunia tahu tentang tragedi 9/11, hanya saja faktanya serangan 9/11 ini menyimpan sejumlah rahasia kotor dibaliknya. Dilansir dari beberapa sumber berikut rahasia kotor dibalik tragedy 9/11.

Benarkah Kalau Serangan 9/11 Adalah Serangan Mendadak?

Rahasia-Kotor-Dibalik-Tragedi-9-11-oleh-SegiEmpat11 September 2001, 16 tahun lalu tidak ada satupun orang yang menyangka akan adanya pesawat komersil yang “melenceng” dari jalur penerbangan. Sampai akhirnya semua itu terjadi dan menewaskan ribuan orang, dunia pun berduka bahkan puluhan negara menyatakan dukungannya untuk membantu Amerika Serikat. Yang mana pada kenyataannya justru semakin mengubur fakta-fakta terselubung dari tragedi 9/11.

Beberapa jam setelah tragedy, FEMA (Federal Emergency Management Agency) diberikan akses untuk menelusuri setiap reruntuhan. Salah seorang anggota FEMA Kurt Sonnenfeld pun diberi kamera untuk mem-filmkan semua yang ia lihat dibalik puing-puing WTC yang hancur lebur. Tapi faktanya Kurt sampai sekarang tidak pernah melaporkan rekamannya. Ada apa sebenarnya?

Rahasia-Kotor-Dibalik-Tragedi-9-11-oleh-SegiEmpatKurt bersikeras untuk tidak melaporkan semua rekaman yang ia liput di ground zero (istilah untuk gedung-gedung WTC yang runtuh), pasalnya ia menemukan segelintir fakta yang ia percaya sebagai rahasia kotor dibalik tragedi naas yang menewaskan ribuan orang tersebut.

Kurt yakin kalau serangan 9/11 sebenarnya sudah ditahu oleh pihak pemerintah, tapi bukannya dicegah pemerintah waktu itu malah ikut berkolaborasi atas serangannya. Karena saat meliput, Kurt menemukan sebuah gudang yang jelas sudah “dibersihkan” sebelum serangan terjadi. Sementara menurut New York Times, dibalik pintu yang Kurt maksud itu tersimpan seribu ton perak dan emas. Kalau memang serangan 9/11 tidak diketahui seharusnya perak dan emas tersebut masih ada, tapi yang terjadi justru sebaliknya.

Serangan 9/11 Adalah Serangan yang Dimulai dengan Aksi Pembajakan Pesawat Tapi Kok Puing-Puing Pesawatnya Tidak Ada?

Rahasia-Kotor-Dibalik-Tragedi-9-11-oleh-SegiEmpatBagi kita masyarakat dunia yang “polos” kita tahu kalau serangan 9/11 berawal dari aksi bunuh diri yang dimulai dengan pembajakan pesawat yang katanya dilakukan oleh sekelompok teroris untuk menabrak gedung WTC. Ada banyak “saksi” yang membenarkan insiden tersebut, termasuk rekaman detik-detik serangan WTC yang sudah banyak beredar.

Tapi ada beberapa saksi mata yang justru mengungkap pengakuan berbeda, salah satunya adalah April Gallop. 11 September 2001 bagi April Gallop sebenarnya adalah hari dimana ia mulai magang di Pentagon. Waktu itu April membawa anaknya yang masih kecil untuk bekerja, selain karena alasan masih kecil anak-anak waktu itu memang sangat termotivasi untuk bisa melihat langsung Pentagon seperti apa.

Menurut April saat diwawancarai oleh Jesse Vantura, faktanya Pentagon itu tidak dihantam oleh pesawat. Berbeda kan dengan apa yang kita lihat di video-video?

Rahasia-Kotor-Dibalik-Tragedi-9-11-oleh-SegiEmpatApril menceritakan, waktu itu ia baru saja ingin menyalakan komputernya, tapi sebelum menekan tombol power ia dikejutkan ddengan suara ledakan di dekat ruangannya. April tidak banyak berpikir waktu itu, spontan yang ia lakukan adalah memeluk anaknya dan keluar dari pegung Pentagon. Disitulah April melihat kejanggalan yang baru ia sadari saat semua kejadian sudah berlalu.

Faktanya April keluar dari gedung pentagon lewat lubang besar yang katanya dihantam oleh pesawat, dan saat di luar gedung April sama sekali tidak melihat adanya puing-puing pesawat. Aneh kan?

Pengakuan Tania Head yang Berbeda dengan Faktanya

Nama Tania Head bagi sebagian warga Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu wanita paling beruntung. Pasalnya Tania adalah salah satu orang yang selamat dari reruntuhan gedung WTC selang beberapa menit setelah tabrakan. Tania selamat setelah ditemukan oleh Welles Crowther yang memang dikenal sebagai pahlawan dari tragedy 9/11 lantaran berhasil menyelamatkan 12 orang.

Menurut pengakuan Tania di berbagai media, ia dipandu oleh Welles untuk menemukan jalan keluar sampai akhirnya ia bisa lolos dari maut. Setelah itu 6 hari kemudian ia terbangun di rumah sakit, dimana saat bersamaan Tania mendapat kabar kalau suaminya bernama Dave tewas di menara WTC bagian utara.

Rahasia-Kotor-Dibalik-Tragedi-9-11-oleh-SegiEmpatSeketika sosok Tania pun dikenal bahkan dianggap heroik karena berani untuk menceritakan kisahnya yang kelam. Apalagi Tania pun dianggap mewakili semua korban dari serangan 9/11, dengan semua pengakuannya yang menyentuh.

Tapi ketenaran Tania tidak berlangsung lama, namanya langsung dianggap sebagai angin lalu setelah semua fakta tentang dirinya dibongkar oleh penulis ‘The Woman Who Wasn’t There’ Angelo Guglielmo dan Robin Gaby Fisher.

Kepada New York Times, Angelo mengatakan bahwa ia pertama kali bertemu di Ground Zero dengan Tania, saat itu ia sampai meneteskan air mata setelah Tania menceritakan semua kisahnya. Tapi saat dia terkenal Angelo jadi merasa aneh karena dalam beberapa kesempatan Tania menceritakan kisah yang tidak pernah konsisten.

Faktanya Tania Head bukanlah nama aslinya, waktu kejadian pun Tania ternyata tidak berada di Amerika Serikat melainkan berada di Spanyol. Dave yang disebut sebagai suaminya pun menurut Angelo tidak masuk akal, meski lagi-lagi Tania berhasil membuat seluruh dunia tersentuh saat ia datang ke monumen korban 9/11 sambil membawa miniature taksi kuning yang menurutnya sebagai simbol pertemuan Tania dan Dave.

Semua fakta yang ditemukan oleh Angelo dan Robin pun akhirnya membuat media New York Times pun penasaran. Setelah dicek, benar saja pengakuan Tania memang janggal. Tania mengaku kalau ia lulusan Harvard dan Stanford, ia bekerja di WTC sebagai pegawai Merrill Lynch. Tapi uniknya saat di cek nama Tania Head sama sekali tidak terdata di 3 lembaga yang dia klaim. Dan akhirnya semua pun terungkap, Tania Head bukanlah nama sebenarnya. Nama aslinya adalah Alicia Esteve Head, yang berasal dari keluarga kaya di Spanyol. Alicia ternyata memang menginginkan ketenaran bahkan ia berharap agar kisah palsunya bisa diangkat jadi film dan ia pun bisa mendapatkan royalti dari itu.

Nah menurut Anda sendiri bagaimana?

LEAVE A REPLY