negara yang perempuan ikut perang oleh Unik SegiEmpatTidak sedikit negara yang mengikutsertakan perempuan dalam kegiatan militer. Namun tidak banyak negara yang mengizinkan mereka untuk ikut dalam peperangan. Berikut ini adalah beberapa negara yang memberi izin kepada kamu hawa untuk ikut berperang:

  • Amerika Serikat

Sebelumnya negara ini tidak mengizinkan pada kaum wanita untuk ikut dalam peperangan. Namun setelah Pentagon melakukan berbagai riset tentang keikutsertaan wanita dalam peperangan di berbagai negara, merekapun akhirnya memutuskan bahwa para wanita boleh ikut dalam perang. Proses integrasi keikutsertaan wanita dalam perang telah dilakukan selama kurang lebih sepuluh tahun.

  • Australia

Negara kangguru ini pada awalnya hanya memberikan “jatah” pada wanita untuk ikut dalam peperangan sebanyak 7 persen. Tapi kemudian pada tahun 2011, Menteri Pertahanan Australia mengambil sebuah keputusan penting bagi para wanita yaitu dengan memberikan kesempatan pada semua wanita untuk ikut dalam perang. Dengan begini, maka para wanita bisa masuk ke dalam pasukan khusus, artileri dan infantri.

  • Denmark

Pada tahun 1985, negara Denmark melakukan percobaan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan para wanita untuk berperang. Pada saat itu, mereka “mencoba” untuk menempatkan para wanita untuk berada di garis depan saat berperang. Hasilnya? Ternyata kemampuan mereka tidak kalah dengan para pria. Hal itulah yang kemudian membuat pemerintah Denmark mengambil keputusan untuk mengizinkan para wanita untuk ikut dalam perang. Pemberian izin tersebut dilakukan sejak tahun 1988. Meskipun semua unit perang sudah dibuka untuk para wanita, namun mereka masih belum bisa masuk dalam Pasukan Operasi Khusus Negara.

  • Israel

Negara ini mulai melibatkan wanita dalam peperangan sejak tahun 1985. Selain itu sejak tahun 2009, para wanita juga mulai bergabung dalam pasukan anti pesawat, unit artileri dan pasukan penyelamat. Pemberian “izin” untuk ikut perang bagi para wanita juga dibuktikan dengan adanya wajib militer bagi para wanita selama dua tahun.

  • Jerman

Pada tahun 2001, Jerman telah membuka unit pertempuran untuk para wanita. Hal ini kemudian meningkatkan jumlah perempuan yang masuk ke dalam pasukan perang. Pada saat ini, jumlah wanita yang ikut masuk dalam Angkatan Bersenjata Perempuan Jerman tiga kali lipat lebih tinggi daripada ketika tahun 2001. Pada tahun 2009, jumlah wanita yang bertugas di unit tempur adalah 800 orang.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY