Masuk di bulan April, orang-orang biasanya mulai membuat jebakan untuk sekedar lucu-lucuan, dan korbannya pun tidak lain adalah orang-orang terdekat mereka yang dikenal dengan istilah april mop atau lebih kerennya april fools day.

Biasanya memang dilakukan per tanggal 1 april, tapi biasa juga karena tidak ingin ketahuan orang-orang justru akan melakukannya lewat dari tanggal itu.

Tapi kalau dilihat dari beberapa kejadian, perayaan april mop sebenarnya bisa jadi berbahaya. Apalagi kalau bukan “candaan” yang terlalu berlebihan. Kamu yang ingin ikut merayakan april mop atau tidak, pastinya tidak mau kan berakhir dengan permusuhan atau bahkan kamu berakhir di balik jeruji besi. Nah, ini cara supaya tidak terjebak april mop yang mengerikan.

Cara Supaya Tidak Terjebak April Mop oleh SegiEmpatCari Tahu Manfaatnya

Kalau kamu punya rencana untuk menjahili teman kamu, perlu kamu tahu lebih dulu apa manfaatnya. Begitu pula kalau kamu yang ingin balas dendam sama teman kamu. Bedakan antara keharusan dengan kebiasaan, kamu memang akan merasa puas menjahili teman kamu tapi selain dari itu apakah kamu mendapatkan manfaat? Apakah kamu bisa mendapatkan sesuatu dari itu? kalau memang tidak sebaiknya kamu tidak perlu membiasakannya.

Bedakan Mana Lelucon dan Mana Kejahatan

Sebenarnya sah-sah saja untuk menjahili teman kamu, tapi kalau kamu mau melakukannya pastikan kamu lebih dulu membedakan mana lelucon dengan kejahatan.

Di beberapa Negara faktanya, ada banyak orang yang akhirnya jadi pelaku kriminal atau bahkan berakhir di rumah sakit jiwa karena leluconnya berlebihan. Misalnya memberi tahu teman kalau orangtuanya kecelakaan dan sekarang sedang kritis di rumah sakit. Teman kamu yang mendengar hal itu pasti akan langsung panik, sedih dan ketakutan. Akhirnya dia berangkat ke rumah sakit dengan buru-buru, kamu tahu apa yang dilakukan oleh orang yang panik, takut dan sedih? Dia akan terburu-buru! Pastinya tidak lucu kan kalau teman kamu kecelakaan dan meninggal hanya karena kamu membohongi dia?

Buat Rencana yang Bijak

Tidak seru rasanya kalau kejahilan kamu Cuma sekedar membohongi teman? Setidaknya itu menurut para remaja labil yang lagi alay-alaynya. Tapi kalau kejahilan kamu justru berujung petaka bagi orang pastinya ujung-ujungnya kamu merasa bersalah. Masih untuk kalau Cuma dimusuhi kalau dia lapor polisi? Kalau kamu ingin menjahili teman kamu setidaknya buat rencana yang matang tapi bijak. Misalnya jangan mengagetkan teman kamu tentang orangtuanya atau bahkan kalau kamu tahu dia orangnya jantungan.

Saring Semua Hal yang Kamu Dengar

Jaman sekarang berita bohong dengan berita benar itu sudah mulai beda tipis. Bukan Cuma di dunia maya tapi orang-orang disekitar kamu pun seperti itu. Bukannya menuduh pembohong tapi jauh lebih bijak untuk tidak menerima semuanya tanpa kamu tahu benarnya seperti apa. Terima semua info tapi pastikan kamu lebih dulu menyaringnya, kalau memang itu bohong tidak perlu kamu tanggapi secara berlebihan, atau istilahnya tidak perlu baperan.

LEAVE A REPLY