Pernah gak kamu berteman dengan seseorang yang sukanya memerintah? Dia bukan si empunya kantor atau manajer perusahaan termasuk pegawai dengan jabatan kelas atas tapi hobinya menyuruh bikin kamu ampun-ampunan. Padahal secara jabatan kamu dan dia sama, hanya saja dia justru bersikap seperti bos besar. Ambilin kertas lah, fotocopy inilah dan lain sebagainya.  Mungkin kamu sendiri bertanya “gak sekalian saya buatin kopi bos? Atau mungkin mobilnya mau saya cuciin juga? Mau saya kipasin juga bos?”.

Di lingkungan kita tipikal orang-orang seperti itu memang selalu ada, khususnya di tempat kita bekerja. Orang-orang yang suka memerintah seperti ini pastinya bikin kamu kesalnya bukan main kan? Apalagi kalau sampai harus mengerjakan tugas yang sebenarnya bukan tanggung jawab kita.

Cara Menghadapi Teman yang Sok Perintah oleh SegiEmpatTapi tunggu dulu, orang-orang yang suka sok memerintah seperti ini harus dihadapi dengan kepala dingin. Kalau kamu terbawa emosi yang rugi diri kamu sendiri. Nah saya punya beberapa cara menghadapi teman yang sok perintah seperti itu.

Kenali Area Kerjamu

Dari beberapa kejadian, ada kalanya teman yang bersikap seperti ini atau istilah kerennya bossy adalah teman yang suka merecoki area pekerjaan orang lain. Dia juga umumnya suka jadi pusat perhatian, kalau tidak berbicara sombong ya suka memerintah sana-sini.

Agar kamu tidak terjebak dengan gayanya itu, kamu wajib untuk memahami area kerja kamu. Dengan tahu tugas kamu seperti apa secara jelas kamu bisa terhindar dari sikapnya yang mengesalkan itu. Kalau perlu catat semua tugas dan tanggungjawab kamu.

Ketahui Posisi Jabatan Kamu dan Dia

Selain itu kamu juga sebaiknya mencari tahu peran kamu, dalam artian posisi karir ataupun posisi jabatan kamu dan teman kamu yang satu itu di tempat kerja.

Perlihatkan Kalau Kamu Keberatan dengan Sikapnya

Memang ada kalanya kita lebih baik untuk “main aman” agar suasana kerja jadi lebih kondusif. Namun pada akhirnya kita juga harus bisa memperlihatkan dan memberitahu apa yang kita rasa dan kita pikirkan. Setelah kamu tahu sejauh apa tugas dan bagian dari tanggungjawabmu, termasuk posisi kamu sekarang saatnya untuk kamu bertindak.

Pastikan kamu memberitahunya semua tugas dan tanggungjawabmu, dan beritahukan apa yang kamu rasa dan apa yang kamu pikirkan saat dia mulai bersikap bossy. Kalau kamu keberatan atau kamu tidak suka diperlakukan seperti itu oleh dia yang punya posisi sama denganmu pastikan dia tahu. Memang hal ini akan sedikit memicu “gesekan” namun sikap jujur seperti ini akan membuatmu jauh lebih dihargai.

Beranikan diri untuk bertindak karena ada kalanya bersikap terbuka dan berani diperlukan untuk menghadapi situasi tertentu. Khususnya bagi tipe teman yang bossy seperti ini.

LEAVE A REPLY