Seperti sebuah kehidupan kadang kita bisa meraih semua hal yang kita mau tapi kadang pula kita harus rela tidak mendapatkan satupun. Begitu pula dalam dunia bisnis, ada kalanya bisnis yang kita jalani berkembang pesat tapi ada pula masanya dimana bisnis kita “jalan ditempat”.

Tapi meski masa-masa seperti itu memang dapat terjadi namun bukan berarti kita hanya bisa menerimanya dengan kata “pasrah”. Karena saat bisnis jalan di tempat atau mengalami stagnasi, hal tersebut dapat membuat bisnis Anda justru tidak berkembang bahkan ketinggalan dari para kompetitor Anda. Dimana akibatnya bisnis Anda jadi tidak sehat, konsumen beralih dan akhirnya bisnis Anda pun terpaksa gulung tikar.

Cara Menghadapi Bisnis yang Jalan Ditempat oleh SegiEmpatAnda yang sedang berdarah-darah membangun itu, tentu tidak mau mengalaminya bukan? untuk itu saya punya beberapa masukan untuk mengatasi pertumbuhan bisnis Anda yang stagnan. Berikut 4 cara menghadapi bisnis yang jalan ditempat.

Mengevaluasi Semua Progres

Saat bisnis yang Anda geluti mulai stagnan, pastinya ada masalah yang terjadi. Hanya saja hal ini memang sulit untuk ditemukan. Karena itu Anda wajib melakukan evaluasi pada semua progress yang sudah Anda lakukan pada bisnis Anda.

Cari apakah ada kebijakan yang sudah Anda keluarkan yang justru kurang tepat, apakah semua strategi pemasaran yang Anda lakukan sudah tepat, apakah ada bagian yang kurang sehat pada bisnis yang Anda bangun, apakah semua sistem yang dijalankan sudah sesuai dengan standar operasional dan sisi-sisi lainnya.

Mengidentifikasi Sumber Masalah

Dari hasil evaluasi yang Anda lakukan, nantinya Anda akan menemukan dimana letak sumber masalahnya. Entah itu berasal dari faktor internal atau dari faktor eksternal. Tapi apapun itu sangat penting agar Anda bisa mengindentifikasinya dan mencatatnya dengan baik.

Melakukan Langkah Tepat dan Efisien

Nah, dari hasi identifikasi yang Anda dapatkan barulah Anda melakukan langkah yang cepat dan efisien. Jika memang sumber masalah berasal dari kesalahan kebijakan maka Anda bisa mengkaji ulang kebijakan yang Anda ambil tersebut. Termasuk pula jika masalahnya berasal dari strategi pemasaran, sistem ataupun dari para pekerja Anda.

Kalau perlu lakukan survei secara mendalam pada kebijakan, sistem, konsumen Anda atau pun pada pekerja Anda. Cari tahu apakah sistem Anda masih bekerja dengan baik pada bisnis Anda atau kenali apakah sistem Anda memang masih kompatibel dengan bisnis Anda. Begitu pula pada strategi pemasaran Anda, cari tahu bagaimana permintaan pasar sekarang ini termasuk pula perilaku konsumen Anda. Semua itu nantinya akan membantu Anda untuk menemukan langkat yang tepat dan efisien.

Lakukan Pencegahan Dini

Seperti kata dokter “mencegah lebih baik daripada mengobati”, dalam dunia bisnis kata-kata tersebut juga sangat berlaku. Jadi selain mencari akar masalah dan solusi Anda juga sebaiknya mencari langkah pencegahan untuk jangka panjang. Hal ini untuk meminimalisir kejadian yang sama pada bisnis Anda, karena pada prosesnya potensi kesalahan tetap ada.

LEAVE A REPLY