Utang bisa disebut sebagai hal yang punya dua sisi. Sisi pertama adalah sebagai solusi saat keuangan sudah tidak mendukung dan sisi kedua adalah jebakan mau yang bisa membuat setiap orang jatuh miskin.

Bagaimana pun utang adalah hal yang harus dibayar, disinilah kemudian masalah mulai timbul apalagi kalau jumlah utang sudah jauh melebihi kemampuan. Kebanyakan orang justru berusaha membayar utangnya dengan cara yang salah. Bukannya utang jadi cepat lunas justru utang semakin menumpuk bahkan jatuh miskin.

Umumnya kebanyakan orang melunasinya dengan istilah “gali lubang tutup lubang”, sayangnya cara ini justru ibarat lingkaran setan yang tidak akan berujung. Selain cara itu, ternyata ada 4 cara salah melunasi utang yang juga paling sering dilakukan. Apa saja? Dan kenapa disebut cara salah?

Cara Salah Melunasi Utang oleh SegiEmpatMemakai Kartu Kredit

Kartu kredit sekarang ini sudah seperti “dewa” apalagi bagi orang-orang yang terlilit utang. Pasalnya, kartu kredit memang memberi kemudahan bagi para penggunanya, entah untuk membeli barang, tarik tunai atau transfer.

Biasanya orang menggunakan kartu kredit untuk melunasi utang dengan dua cara. Pertama dengan menarik tunai dan kedua transfer balance, dimana dari kartu kredit A di transfer ke kartu kredit B untuk melunasi utang. Dua cara ini salah bahkan yang ada utang Anda justru makin menumpuk. Anda tahu tarik tunai dari kartu kredit itu mahal, belum lagi dengan bunganya. Cara ini sama saja dengan istilah “gali lubang tutup lubang” hanya dikemas dengan lebih modern.

Melunasi Utang dengan Tabungan Pensiun

Uang pensiun alias pesangon juga tidak jarang jadi sasaran empuk bagi mereka yang terlilit utang. Misalnya total utang mencapai 200 juta sementara uang pensiun 300 juta. Kebanyakan orang tentu akan memanfaatkan ini agar bisa terbebaas dari utang.

Tapi faktanya cara ini juga salah, memang jauh lebih aman melunasi utang dengan mengambil tabungan pensiun tanpa harus menambah utang. Tapi cara ini justru lebih berpotensi membuat Anda jatuh miskin. Jauh lebih baik Anda menjual beberapa perhiasan atau bahkan mobil pribadi Anda ketimbang mengganggu tabungan masa depan Anda. Jangan lupa saat pensiun berarti Anda tidak mendapatkan penghasilan apa-apa.

Meminjam dari Keluarga

Keluarga adalah orang terdekat yang selalu ada saat dibutuhkan. Ya, seperti itulah prinsip keluarga, tapi kebanyakan orang justru memanfaatkan ini untuk meminjam uang.

Cara seperti ini memang “menyenangkan” karena tanpa bunga dan mudah didapatkan, ibarat kata “persaudaraan yang jadi jaminannya”. Faktanya cara ini juga salah, karena hal ini justru mengancam hubungan Anda dengan keluarga sendiri, apalagi kalau tiba saatnya membayar tapi Anda tidak melakukannya. Ujung-ujungnya “sabar dikit kenapa?! Saya juga lagi banyak utang!”, “lah yang ngutang disini siapa sebenarnya?” aneh kan?

Memanfaatkan Taruhan untuk Melunasi Utang

Mendapatkan uang tunai secara instan seperti taruhan memang sangat menyenangkan, dan umumnya hal pertama yang terlintas adalah utang. Tapi jangan pernah melakukan cara ini untuk melunasi utang Anda karena percaya atau tidak kemenangan pertama Anda di Bandar judi adalah pemberian.

Ya, Anda sengaja dibuat menang agar Anda kembali, dan saat itu Anda pun menjadi tambang emas baru.

LEAVE A REPLY