Home » Tips & Cara » Umum » Finansial » Cara Menghitung Penurunan Aset

Cara Menghitung Penurunan Aset


Cara Menghitung Penurunan Aset Oleh SegiempatMenghitung penurunan aset bisa menjadi proses yang sulit untuk sebuah perusahaan ataupun bisnis. Banyak faktor yang menyebabkan penurunan aset, dimana selama menggunakan aset tersebut dapat menyebabkan penurunan kegunaan, dan dengan demikian, dapat juga menurunkan nilai aset tersebut. Dalam bisnis, Anda seringkali menilai aset fisik seperti properti, kendaraan, ataupun peralatan berukuran besar dalam penurunan aset. Proses kompleks ini berbeda untuk tiap kasus, tetapi ada beberapa langkah dasar yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menghitung penurunan aset untuk setiap aset bisnis tersebut.

 

1. Evaluasikan semua faktor yang mempengaruhi penurunan aset. Salah satu langkah awal dalam proses menaksir penurunan aset adalah memeriksa semua faktor yang mungkin saja mempengaruhi nilai ataupun kegunaan serta pelayanan aset secara negatif.

Pertimbangkan faktor ‘global’ seperti perubahan pasar, perubahan undang-undang ataupun tingkat bunga. Semua faktor ini, yang berada diluar bisnis, bisa berpengaruh besar pada kegunaan dan nilai aset.

Melihat apakah aset tersebut telah usang, yang menyebabkan penurunan aset. Semakin tua aset, maka akan semakin banyak teknologi baru bermunculan, maka nilai dan penggunaan aset tersebut dapat sangat menurun. Cobalah untuk meletakkan penurunan nilai pada perubahan teknologi yang mempengaruhi aset Anda.

Evaluasi kerusakan aset. Cara lain yang bisa menurunkan aset adalah saat aset tersebut rusak melampaui penggunaan. Meskipun penggunaan aset dikompromikan, hal ini akan menyebabkan penurunan aset yang cukup drastis.

 

2. Pertimbangkan kelayakan dari aset, untuk menghitung penurunan aset. Para ahli menunjukkan ada beberapa aturan berbeda yang harus dipenuhi agar aset tertentu telah menurun.

  • Cara pertama untuk mengevaluasi apakah penurunan aset dapat terjadi atau tidak adalah melihat jika jumlah beban umum ataupun pengeluaran penggunaan aset lebih besar dari teori penjualan aset tersebut.
  • Aturan lainnya tentang lini masa saat menggunakan aset dapat digunakan untuk memastikan apakah aset tersebut mengalami penurunan atau tidak. Konsultasikan dengan akuntan profesional untuk memastikan apakah aset Anda telah mengalami penurunan atau tidak.

 

3. Kalkulasikan nilai pasaran yang wajar ataupun nilai penggunaan. Pahami bahwa nilai pasaran yang wajar adalah nilai pasaran aset yang ada di pasar. Pelajari tentang nilai penggunaan. Nilai tersebut adalah arus kas masa depan yang diharapkan dapat dihasilkan oleh aset tersebut.

 

4. Aplikasikan nilai pasaran yang wajar dan nilai penggunaan, dan perhatikan manakah yang lebih besar. Aset tersebut telah mengalami penurunan jika nilai pemeliharaan aset lebih besar daripada nilai jual ataupun nila penggunaan aset itu sendiri.

 

Tentang Fajrul Zanic

Pria yang mencintai bola basket, dan seorang tech geek yang suka bermain video games serta membaca manga. Anda dapat berkomunikasi dan mengenalnya lebih jauh melalui akun jejaring sosial yang dia miliki. Untuk membaca profil selengkapnya, silahkan klik disini

Berikan Komentar Anda: