Menyisir rambut adalah salah satu aktivitas yang pasti sering dilakukan setiap orang, apalagi bagi kaum wanita. Menyisir rambut tidak hanya untuk mengatur atau menata rambut tapi juga sudah menjadi bagian dari fashion atau gaya rambut.

Tapi sebaiknya Anda berhati-hati saat menyisir rambut, sebisa mungkin hindari penggunaan sisir yang sering digunakan bersama. Pasalnya, penelitian terbaru menyebut jika sisir bisa menularkan penyakit rambut benarkah?

Sisir Bisa Menularkan Penyakit Rambut oleh SegiEmpatPara peneliti menjelaskan jika sebenarnya kita tidak bisa benar-benar tahu bagaimana kondisi kulit kepala atau pun rambut orang lain. Sehingga jika sisir yang sering kita gunakan juga dipakai orang lain hal tersebut justru dapat membuat kita jadi berisiko tertular penyakit. Berikut 5 jenis penyakit rambut yang bisa tertular dari penggunaan sisir yang dipakai bersama-sama.

Folikulitis

Penyakit ini merupakan penyakit rambut berupa infeksi folikel rambut. Folikulitis bisa disebabkan karena adanya mikroorganisme yang masuk ke kulit kepala lewat kontak langsung dengan orang yang sudah lebih dulu terjangkit infeksinya. Dengan kata lain jika sisir yang kita gunakan digunakan oleh orang yang terinfeksi maka mikroorganismenya bisa menular pada kulit kepala. Bahkan bisa berakibat serius jika terdapat luka di bagian kepala.

Impetigo

Impetigo merupakan salah satu penyakit kulit, tapi secara medis impetigo juga termasuk salah satu jenis penyakit rambut yang sangat menular. Penyakit ini umumnya sering terjadi pada anak-anak. penyakit ini penyebabnya hampir sama dengan penyakit folikulitis yaitu penularan mikroorgasme yang masuk melalui luka di kepala. Penyakit rambut ini dapat menimbulkan luka lecet di kepala yang lama kelamaan membesar dan basah hingga akhirnya membentuk seperti kerak yang menguning.

Psoriasis Kulit

Penyebaran jamur melalui pemakaian sisir dan juga handuk bersama orang lain adalah penyebab utama peyakit psoriasis ini. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik muda yang kemudian berkembang menjadi bercak bulat. Penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan yang cukup parah pada rambut dan kulit kepala.

Kudis

Tungau merupakan hewan kecil yang kadang bisa menjalar di rambut atau kulit kepala untuk hidup dan berkembang biak. Jika hewan kecil ini menular ke kepala Anda dan bertelur hal tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit ektoparasit alias kudis yang ditandai dengan bintik-bintik gatal dan ruam pada kulit kepala.

Kutil

Jangan salah selain di kaki atau tangan, kutil juga bisa ditemukan di kulit kepala. Penularan kutil disebabkan oleh human papilomavirus yang ditularkan melalui kontak langsung terhadap orang yang sudah lebih dulu terinfeksi. Salah satu media penularannya yang paling sering adalah penggunaan sisir.

Seperti yang disebutkan oleh sejumlah pakar peneliti, bagian rambut dan kulit kepala tidak ubahnya anggota tubuh lain yang tidak lupur dari penularan penyakit dan juga gangguan kesehatan. Hal ini pun menegaskan kalau rambut dan kulit kepala juga tidak boleh luput dari perhatian agar tidak tertulah penyakit. Salah satu caranya adalah dengan tidak menggunakan sisir untuk dipakai bersama.

LEAVE A REPLY