Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Patah Tulang oleh SegiEmpatSeorang anak rentan untuk mengalami patah tulang, saat mereka sedang berolahraga ataupun bermain. Saat mengalami keadaan seperti itu, buah hati Anda pasti akan mengalami kesakitan dan kepanikan.

Tidak sedikit ibu yang juga merasa panic, langsung membawa buah hatinya ke tukan urut agar tukang urut tersebut dapat membetulkan letak tulang anaknya yang patah. Meskipun cara tersebut paling murah dan mudah namun cara tersebut tidak dapat dibenarkan.

dr. Intania Imron, seorang dokter muda menjelaskan “sebab, tukang urut tidak mengetahui anatomi tubuh anak. Tindakan yang dilakukan di luar medis juga dapat memperburuk keadaan anak.”

Yang harus Anda lakukan adalah segera membawa buah hati Anda ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis begitu Anda mengetahui bahwa tulangnya patah. Biasanya di rumah sakit akan dilakukan berbagai tes dan foto rontgen sebagai pemeriksaan penunjang, lalu kemudian akan diambil tindakan.

dr. Intania berkata “di rumah sakit akan ada tindakan pertama yakni Triase, berupa pemilihan keadaan pasien, primary survey, dan cek CAB (Circulation, Airway, Breathing).” Circulation berarti pemeriksaan sirkulasi pembuluh darah, Airway adalah pemeriksaan saluran nafas dan Breathing adalah pemeriksaan pernafasan.

dr. Intania melanjutkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ketiga hal tersebut dan memang terjadi patah tulang, maka akan dilakukan stabilisasi agar kedua sendi stabil dan tidak goyang (terfiksir).

Dokter muda ini kembali melanjutkan seorang anak tidak yang mengalami patah tulang, tidak boleh melakukan kegiatan yang akan mengganggu tulangnya.

Jika ternyata tulang yang patah harus segera dioperasi (operasi cito), maka 6 jam sebelum operasi, anak tidak boleh makan dan minum. Hal tersebut dimaksudkan agar makanan yang sudah masuk keluar kembali atau terjadi aspirasi.

Masa Penyembuhan Tulang yang Patah
Menurut dr. Intania, situasi dan tingkat keparahan luka atau tulang yagn patah (fraktur) adalah penentu cepat atau tidaknya penyembuhan. Proses penyembuhan ada tulang yang patah ada yang berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Tetapi hal tersebut tergantung pada tingkat keparahan dan kepatuhan pasien saat menjalani proses fisioterapi.

Ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar tulang yang patah bisa menjadi lebih baik, yaitu tetap stabil (terfiksir), bebas dari kuman agar tidak terkena infeksi dan Anda tidak boleh berobat ke dukun patah tulang.

dr. Intania yang berpraktik di RS Persahabatan Jakarta ini menegaskan bahwa, pada dasarnya seorang anak yang mengalami patah tulang tidak dapat dirawat sendiri di rumah dan harus mendapatkan bantuan medis. Namun, Anda sebagai orangtua dari anak dapat memberikan pertolongan pertama sebelum melarikan ke rumah sakit, yaitu :

  • Jika Anda tahu bahwa bagian yang patah itu terbuka dan Anda berada dalam keadaan yang genting, segera ambil kayu, pelepah pisang atau papan. Setelah itu, pasang sejajar pada bagian yang patah, yang penting penahan tersebut haruslah stabil. Pasanglah penahan tersebut hingga ke kedua sendi.
  • Jika yang patah adalah tulang kering, yang harus Anda lakukan adalah meletakkan kayu atau papan tersebut sejajar dengan tulang yang patah dan kedua sendinya (pergelangan kaki dan lutut).
  • Jika Anda telah memberi pertolongan pertolongan pertama tersebut, segera larikan buah hati Anda ke rumah sakit atau dokter terdekat.

LEAVE A REPLY