Klitoris Merupakan Penis Wanita oleh SegiEmpatKaum wanita memang memiliki banyak sisi misteri di dalam dirinya, bahkan tidak hanya tentang perasaannya tapi juga apa yang ada pada tubuhnya. Tubuh wanita memiliki banyak sisi misteri di tubuhnya yang bahkan selama ini tidak ditahu oleh wanita sendiri.

Tubuh kaum wanita memang menyimpan banyak kejutan, tidak hanya bisa membuat pria tersenyum kegirangan saat melihat kelipan matanya, senyumannya atau bahkan daerah-daerah sensualnya termasuk pula bagian klitorisnya. Bagian klitoris pada organ genital wanita selama ini menjadi bagian tubuh yang disebut sebagai “tombol kenikmatan” kaum wanita. Bahkan para pakar seksual pun pernah menjelaskan jika bagian klitoris adalah pemicu kenikmatan yang luar biasa bagi wanita. Tak heran banyak pakar seksual yang menyarankan agar pria bisa “memainkan” klitors pasangannya saat berhubungan intim.

Faktanya, daerah klitors wanita memiliki kurang lebih 8000 saraf sehingga menjadikannya sangat sensitif terhadap sentuhan, yang jika “dimainkan” akan menjadi kenikmatan yang tidak tertahankan. Bahkan ternyata, klitoris pada organ seksual wanita menjadi satu-satunya bagian tubuh yang memiliki fungsi seksual. Pastinya banyak orang terkejut dengan fakta tersebut karena selama ini payudara dan juga vagina dikenal sebagai organ yang berfungsi terhadap seksual.

Tapi tunggu dulu, selain fakta tersebut masih ada satu fakta yang tidak kalah mengejutkannya. Para pakar seksual dan juga ahli anatomi tubuh mengatakan jika ternyata bagian klitoris merupakan penis wanita. Mengejutkan bukan? Hal tersebutlah yang menjadi fakta sebenarnya, tidak percaya?

Seperti yang dilansir salah satu media internasional mengatakan jika klitoris itu sebenarnya merupakan penis bagi kaum wanita. Hal tersebut terungkap setelah salah seorang pakar mengungkap bagaimana perkembangan janin di dalam kandungan Ibunya. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa saat masih di dalam kandungan janin berjenis kelamin pria dan wanita itu sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang jauh berbeda, atau istilahnya janin pria dan wanita punya “cetakan” yang sama. Perbedaan gender atau jenis kelamin baru akan terjadi seiring dengan pertumbuhannya, dimana pengaruh hormon yang diberikan dari sang Ibu akan menjadi pembeda antara pria atau wanita.

Nah, seiring dengan suntikan hormon maka pada janin berjenis kelamin laki-laki penisnya akan tubuh membesar sementara bagi janin berjenis kelamin penisnya hanya tumbuh beberapa inci hingga ia dewasa “penis”-nya pun hanya mencapai 4 inci itulah yang membuat klitoris jadi tidak dapat terlihat dengan baik. Fakta lain yang memperkuat hasil penelitian tersebut  adalah jika mendapat rangsangan maka klitors wanita pun akan “membengkak” sama halnya seperti yang terjadi pada pria.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY