Bahagia tanpa Pikiran Positif oleh SegiEmpatMenurut para pakar motivasi (mungkin hanya mengaku pakar) sisi pemikiran positif yang ada di setiap manusia itu adalah sebuah kekuatan utama yang paling penting. Karena pemikiran positif itu bisa menunjang berbagai kemajuan hidup dan mampu membuat hidup menjadi lebih bahagia. Pendapat atau mungkin penilaian yang berdasar dari pengalaman pribadi tersebut memang tidak salah, tapi sisi pemikiran positif tidak selamanya bisa menunjang kebahagiaan Anda. Misalnya, saat Anda mengalami kegagalan dalam hal apapun termasuk romansa, dengan sisi pemikiran positif tentu Anda akan menilai jika kegagalan tersebut adalah sebuah keberhasilan yang tertunda atau berbagai sisi positif lainnya yang bisa terus mendorong Anda untuk maju. Hal tersebut membuat beberapa orang menilai jika tidak ada satupun manusia yang bahagia tanpa pikiran positif, bahkan untuk memperkuatnya beberapa orang menilai jika pikiran negatif harus disingkirkan.

Sisi pemikiran positif memang menjadi sisi pemikiran yang bisa membuat Anda bahagia. Namun faktanya, di kehidupan nyata sisi pemikiran seperti itu tidak begitu berpengaruh. Saat Anda mencoba sebuah hal dan gagal kebanyakan orang mungkin akan terus berusaha dan sebagian lainnya terpental dan jatuh ke dalam lubang yang sangat dalam sehingga ia sendiri tidak mampu keluar. Dua perbandingan tersebut memberikan pandangan jika berpikir positif maka kita harus terus maju. Nah, tapi pertanyaannya jika “bencana” tersebut datang dengan lebih besar akankah Anda mampu berpikir positif? Saya yakin tidak, karena semakin besar masalah yang Anda hadapi maka semakin besar pula energi-energi negatif yang membuat Anda sangat tidak bahagia. Jangankan bahagia Anda sendiri justru tidak mampu mendorong pikiran positif Anda.

Seperti yang disebutkan di awal banyak pakar entah ia hanya mengaku pakar atau benar-benar pakar yang menganjurkan jika pikiran negatif harus disingkirkan. Apakah dengan tidak adanya pikiran negatif Anda jadi lebih bahagia? Mungkin Anda akan menjawab ya tapi itu karena Anda secara alami mencari pembenaran karena Anda telah mengeluarkan dana yang banyak hanya untuk mendengar ocehan tentang manfaat pikiran positif.

Faktanya, manusia diciptakan dengan dua sisi pemikiran yang berbeda, layaknya pria dan wanita. Jika Anda menghilangkan salah satunya, bisa Anda bayangkan seperti apa kehidupan pria tanpa wanita? Dan sebaliknya. Bahagia itu sederhana Anda hanya perlu menjalaninya dengan dua sisi pemikiran Anda. Bukan tanpa salah satunya, karena sebenarnya kebahagiaan itu ditunjang dari semangat dan juga pembelajaran Anda. Anda tentu tidak bisa belajar dari kesalahan Anda tanpa pemikiran negatif, mungkin Anda bisa mengetahuinya dari catatan kecil Anda tentang masalah Anda di masa lalu. Tapi tanpa pemikiran negatif Anda tidak bisa menggali kesalahan yang sebenarnya.

Sederhananya, gunakan sisi positif sebagai penyemangat Anda untuk terus maju dan gunakan sisi negatif untuk memastikan Anda tidak terjatuh ke dalam lubang yang sama. Percayalah jika Anda berhasil menggunakannya Anda akan menjadi manusia yang jauh lebih bahagia.

LEAVE A REPLY