Home » Kesehatan » Pola Hidup Sehat » Masalah Nutrisi Remaja

Masalah Nutrisi Remaja


Untuk berkembang dan tumbuh secara maksimal, seorang remaja tetap membutuhkan asupan nurisi yang baik. Namun, seringkali ada beberapa masalah gizi yang kerap menyerang kaum remaja.

Perubahan fisiologis yang terjadi saat remaja bisa mempengaruhi kebutuhan gizi termasuk untuk pertumbuhan yang cepat dan biasanya pertumbuhan cepat lebih banyak terlihat pada remaja laki-laki. Namun terkadang, seorang anak remaja memilih makanan yang tidak tepat sehingga mempengaruhi asupan gizi yang masuk ke tubuhnya.

Ada beberapa masalah gizi yang mungkin saja terjadi pada seorang remaja, antara lain :
1. Seorang remaja bisa saja kekurangan Zinc
Kondisi dimana seorang remaja kekurangan zat besi merupakan hal yang paling umum dijumpai. Seorang remaja, bisa saja mengalami anemia, karena kekurangan zat besi, terutama remaja putri yang telah mengalami menstruasi. Gaya hidup dan pilihan makanan yang buruk, serta pertumbuhan yang cepat adalah penyebab dari hal ini.
Daging merah, sereal, buah kering, roti dan sayuran berdaun hijau adalah sumber makanan utama yang mengandung zat besi. Untuk meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber makanan yang berasal dari non-daging dibutuhkan asupan nutrisi lain seperti makanan kaya vitamin C (jeruk, blackcurrant dan sayuran berdaun hijau), sedangkan makanan yang bisa mengurangi penyerapan zat besi adalah the, yang di dalammnya terkandung zat tanin.

2. Seorang remaja bisa saja kekurangan Kalsium
Osteoporosis atau pengeroposan tulang, dapat membuat tulang rapuh atau mudah patah, dari hasil survei ditemukan bahwa, sekitar 25 persen remaja memiliki asupan kalsium lebih rendah dari yang direkomendasikan sehingga berdampak terhadap kesehatan tulangnya di masa depan.

Nutrisi yang diperlulan oleh tulang adalah vitamin D, kalsium dan fosfor, dimana tulang akan terus tumbuh dan diperkuat sampai usia 30 tahun dan masa remaja adalah waktu yang sangat penting untuk perkembangan ini.

Segelas susu, 150 gram yogurt dan sepotong keju ukuran kecil, adalah sumber kalsium yang paling baik. Anda bisa memilih susu

Untuk berkembang dan tumbuh secara maksimal, seorang remaja tetap membutuhkan asupan nurisi yang baik. Namun, seringkali ada beberapa masalah gizi yang kerap menyerang kaum remaja.

Perubahan fisiologis yang terjadi saat remaja bisa mempengaruhi kebutuhan gizi termasuk untuk pertumbuhan yang cepat dan biasanya pertumbuhan cepat lebih banyak terlihat pada remaja laki-laki. Namun terkadang, seorang anak remaja memilih makanan yang tidak tepat sehingga mempengaruhi asupan gizi yang masuk ke tubuhnya.

 

3. Seorang remaja bisa saja salah diet sehingga kekurangan gizi
Banyak kaum remaja terutama remaja perempuan yang tidak puas dengan berat badannya, sehingga melakukan diet dengan cara yang salah seperti melewatkan waktu makan, menghindari daging merah, tapi mengonsumsi makanan ringan dan bergula.

Pada usia remaja tubuh mengalami percepatan pertumbuhan yang menuntut adanya peningkatan nutrisi, sehingga hal tersebut bukanlah pilihan yang sehat. Tubuh akan mendapatkan nutrisi yang penting dalam jumlah kecil atau tidak sama sekali jika diet yang dilakukan salah.

Untuk mengurangi kalori sekaligus tetap mempertahankan nutrisi yang masuk, sebaiknya konsumsilah makanan secara masuk akal, olahraga teratur, mengurangi makanan bergula dan banyak lemak. Selain itu masa-masa remaja merupakan waktu yang banyak menyebabkan perkembangan gangguan makan.

kedelai yang sudah difortifikasi, jika tidak bisa mengonsumsi produk susu, atau pilihlah susu yang rendah lemak (low fat­), jika takut dengan kandungan lemak.
3. Seorang remaja bisa saja salah diet sehingga kekurangan gizi
Banyak kaum remaja terutama remaja perempuan yang tidak puas dengan berat badannya, sehingga melakukan diet dengan cara yang salah seperti melewatkan waktu makan, menghindari daging merah, tapi mengonsumsi makanan ringan dan bergula.

Pada usia remaja tubuh mengalami percepatan pertumbuhan yang menuntut adanya peningkatan nutrisi, sehingga hal tersebut bukanlah pilihan yang sehat. Tubuh akan mendapatkan nutrisi yang penting dalam jumlah kecil atau tidak sama sekali jika diet yang dilakukan salah.

Untuk mengurangi kalori sekaligus tetap mempertahankan nutrisi yang masuk, sebaiknya konsumsilah makanan secara masuk akal, olahraga teratur, mengurangi makanan bergula dan banyak lemak. Selain itu masa-masa remaja merupakan waktu yang banyak menyebabkan perkembangan gangguan makan.

Tentang S. Gelmani Rabiah

Seorang wanita yang senang membaca, traveling, main game dan bela diri. Sangat suka dengan sesuatu yang rumit dan menantang. Anda dapat membaca profil selengkapnya disini

Berikan Komentar Anda: