Sudah tidak aneh lagi sebenarnya kalau kita kadang diselimuti dengan berbagai pantangan, mulai dari mitos sampai pantangan. Salah satu hal yang sering melarang adalah para orangtua kita, salah satunya tentang memakan kulit ayam.

Paling umum biasanya orang-orangtua kita mengatakan “jangan makan kulit ayam nanti kulit kamu jadi bersisik kayak kulitnya ayam”. Anda pasti pernah mendengar itu bukan? secara kesehatan, beberapa pakar sebelumnya pernah mengatakan kalau kulit ayam dapat memicu kolesterol, gangguan jantung dan hipertensi.

Tapi jujur deh, siapa yang bisa tahan dengan godaannya. Apalagi kalau diolah dengan penuh rempah-rempah, teksturnya yang kenyal dan gurihnya itu lho. Namun benarkah kalau makan kulit ayam itu berbahaya? bisa bikin kulit jadi bersisik seperti kulit ayam atau bahkan mengalami risiko penyakit berbahaya. Sedikit berbeda, beberapa pakar peneliti justru menemukan fakta kulit ayam yang ternyata punya manfaat dan tidak berbahaya. Apa saja?

Makan Kulit Ayam oleh SegiEmpatKandungan Lemak Kulit Ayam Tidak Menyebabkan Kolesterol

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, dulu seorang pakar kesehatan menyebut kalau kulit ayam bisa memicu kolesterol. Tapi hasil penelitian yang dilansir dari boldsky justru mengungkap kalau faktanya kandungan lemak yang ada di dalam kulit ayam justru tidak menyebabkan kolesterol.

Dari hasil penelitian setiap 100 gram kulit ayam sebenarnya mengandung 8 gram lemak tak jenuh sementara untuk lemak jenuh hanya 3 gram. Tidak hanya itu kulit ayam juga memiliki kandungan lemak mono tak jenuh, yang mana faktanya lemak mono tak jenuh justru bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal tersebut tentunya bermanfaat untuk mencegah serangan jantung dan juga stroke, karena lemak mono tak jenuh berperan untuk mengatur hormon dalam tubuh yang dapat mengendalikan kadar kolesterol.

Makan Kulit Ayam Ternyata Bisa Menekan Nafsu Makan Berlebih

Bagi Anda yang punya masalah nafsu makan ternyata kulit ayam sangat membantu untuk mengatasi masalah Anda. Dari hasil penelitian yang juga dibenarkan oleh beberapa penelitian lain, yang juga dilansir dari media kesehatan internasional menujukkan fakta kalau kulit ayam dapat menekan keinginan untuk makan berlebih. Tidak hanya itu kulit ayam juga dapat menekan kita mengkonsumsi makanan bergula.

Kandungan Kalori Kulit Ayam dengan Dagingnya Tidak Berbeda Jauh

Daging ayam merupakan salah satu makanan sehat yang mengandung jumlah kalori setara dengan kebutuhan tubuh. Nah ternyata penilaian banyak orang tentang kandungan kalori pada kulit ayam yang lebih tinggi dari dagingnya, sehingga membuat kulit ayam berbahaya untuk dimakan tidak benar.

Dari hasil penelitian memang benar kalau kulit ayam punya kandungan kalori yang lebih tinggi, namun faktanya kandungan tersebut tidak memiliki perbedaan yang berarti sehingga menyebabkan kulit ayam berbahaya untuk dimakan.

Belum Ada Penelitian yang Membuktikan Kalau Makan Kulit Ayam Bikin Kulit jadi Bersisik

Sedangkan untuk mitos kalau makan kulit ayam bisa bikin kulit kita bersisik, sampai sekarang belum dapat dibuktikan. Karena dari berbagai penelitian para pakar tidak menemukan adanya kaitan antara struktur kulit ayam yang dapat membuat kulit kita jadi bersisik seperti kulit ayam.

Hanya saja para pakar tetap menyarankan agar kita tidak mengkonsumsi kulit ayam secara berlebihan. Misalnya mengkonsumsi kulit ayam 3 kali dalam sehari selama setiap hari. Selain itu selalu pastikan agar kulit ayam benar-benar diolah dengan sehat.

LEAVE A REPLY