Hampir semua orang saat melihat kolam renang akan berubah layaknya anak kecil. godaan air yang banyak memang selalu bisa membuat kita lepas kendali. Anda sendiri saat berada di kolam renang atau tempat wisata sekaliber waterboom apa yang Anda lakukan? Tentu bersenang-senang bukan? Bermain seluncuran dan menikmati semua fasilitas menyenangkan lainnya.

Kencing Di Kolam Renang Bisa Jadi Racun oleh SegiEmpatMemang ada banyak keseruan saat berada di kolam renang, tapi tidak dipungkiri kalau sampai sekarang masih banyak orang yang melakukan kebiasaan buruk untuk kencing di kolam renang. Apakah Anda salah satunya? Saya sendiri berharap Anda tidak seperti itu karena faktanya kencing di kolam renang bisa jadi racun yang merugikan diri sendiri dan orang lain tentunya. Benarhkah? Seperti apa bahayanya?

Faktanya kolam renang yang jadi tempat menyenangkan bagi semua orang, justru menyimpan ribuan bateri yang bersarang di dalamnya. Bakteri tersebut sudah jelas dapat memicu gangguan kesehatan, apalagi kalau tercampur dengan air kencing atau urin.

Dari sebuah studi yang dilansir salah satu media internasional menjelaskan kalau sebenarnya bukan tentang jijik atau kotor kalau ada orang yang punya kebiasaan kencing di dalam kolam renang. Tapi secara alami cairan urin tersebut dapat berubah menjadi bahan kimia beracun yang disebut cyanogens chloride. Bahan kimia tersebut adalah senyawa klorida yang efeknya sama seperti gas air mata.

Kencing Di Kolam Renang Bisa Jadi Racun oleh SegiEmpatAda yang pernah terkena gas air mata? Gas air mata yang biasanya ditembakkan untuk menghalau para demonstran dapat memicu sensasi terbakar. Senyawa kimia yang tercampur dari urin, kaporit dan segala macam bakteri juga akan memicu gangguan yang sama saat terpapar pada mata, hidung dan paru-paru.

Untuk itu para pakar kesehatan menyarankan agar setiap orang, khususnya yang punya kebiasaan kencing di kolam renang berhenti melakukannya. Selain itu Anda yang punya hobi berenang juga dianjurkan agar Anda dapat pintar-pintar memilih kolam renang yang ingin Anda kunjungi. Pastikan kalau kolam tersebut terawat dengan baik, punya filter air yang baik dan sirkulasi air tetap tinggi.

Sedangkan untuk Anda yang punya riwayat alergi, sebaiknya Anda tidak mengunjungi kolam renang yang mengandung kaporit tinggi. Pasalnya menurut jurnal kesehatan Pediatrics, tingginya kandungan klorin di dalam kolam dapat memicu demam, alergi rhinitis bahkan sampai asma bagi Anda yang menderita alergi. Belum lagi dengan bakteri di dalamnya sampai air kencing yang justru dapat memperparah alergi.

Jadi pastikan Anda yang suka berenang apalagi bagi Anda yang punya masalah alergi, pintar-pintarlah memilih kolam renang. Karena tentu Anda tidak mau mengalami semua risiko gangguan tersebut bukan? Khususnya untuk Anda yang suka buang urin, apapun alasannya stop kebiasaan tersebut karena membahayakan orang lain termasuk Anda sendiri.

LEAVE A REPLY