Sudah jadi kebiasaan masyarakat kita kalau tak makan nasi namanya tidak makan. Nasi adalah salah satu menu wajib yang harus ada di jam-jam makan, tanpa makan nasi perut seperti terasa belum kenyang. Anda pastinya seperti itu bukan?

Tapi selain nasi sebenarnya masih ada satu lagi kebiasaan kita kalau waktunya makan yaitu rasa pedas. Entah itu dari sambal atau dari menu makanan utamanya.

Orang yang Hobi Makan Pedas Punya Daya Tahan Tubuh Lebih baik oleh SegiEmpatMeski tidak semua orang punya hobi makan pedas, namun bagi beberapa orang rasa pedas tidak hanya sebagai penambah rasa makanan tapi ada pula yang merasa “bukan namanya makan kalau makanannya tidak pedas”.

Nah, biasanya orang-orang tua kita selalu mengomel kalau kita makan makanan pedas sudah berlebihan. Biasanya “jangan kebanyakan makan sambal entar sakit perut” dan lain sebagainya. Memang sih kalau berlebihan juga bisa berbahaya karena rasa pedasnya dapat meningkatkan asam lambung dan mengiritasi lambung. Tapi dibalik itu para pakar penelitian justru menemukan fakta yang cukup mengejutkan bagi orang-orang yang hobi makan pedas.

Menurut hasil penelitian yang dilansir medicaldaily, orang yang hobi makan pedas punya daya tahan tubuh lebih baik. Ya, ternyata dibalik kekhawatiran orang tua kita, makanan pedas ternyata punya manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut penjelasan pakar, tubuh mereka dapat menahan sakit jauh lebih baik dibanding orang yang tidak suka makan makanan pedas. Hal tersebut karena makanan pedas dapat membuat reseptor sensor perlahan kehilangan sensitivitasnya. Sehingga hal tersebut membuat tubuh mereka lebih kebal.

Rasa pedas pada makanan nampaknya menjadi salah satu rasa favorit pada sebagian orang. Bahkan ada orang yang kurang bisa menikmati makanan yang mereka konsumsi jika tidak ada rasa pedas di dalamnya.

Menurut sebuah artikel yang dilansir dari medicaldaily.com, ternyata ada satu fakta unik tentang orang yang suka makan pedas. Fakta tersebut adalah mereka si penyuka pedas ternyata memiliki level untuk menahan rasa sakit lebih tinggi di dalam tubuhnya.

“Reseptor sensor yang disebut dengan TRPV1 ini pada dasarnya adalah protein yang terbuka sebagai respon terhadap suhu panas di dalam makanan. Molekul-molekul panas ini akan berikatan dengan reseptor sehingga membuatmu merasa kepedasan ketika makanan pedas kamu konsumsi. Semakin banyak atau semakin sering Anda mengonsumsi makanan pedas, maka sensitivitas respon akan berkurang” jelas penelitiannya.

Hanya saja menurut pakar, meski dapat dikatakan orang yang hobi makan pedas tubuhnya jadi lebih toleran dengan rasa sakit, bukan berarti sistem kekebalan tubuhnya juga meningkat. Daya tahan tubuhnya terhadap rasa sakit memang akan lebih baik, namun itu tidak membuatnya jadi tahan penyakit.

Ya tentu saja hobi makan pedas bukan berarti Anda sedang menjalani ilmu debus ya.

LEAVE A REPLY