Pernah dengar dengan nama penyakit skoliosis? Mungkin saat mendengarnya Anda sama herannya dengan saya karena penyakit ini memang masih tergolong jarang kita dengar. Hanya saja setelah melakukan penelusuran di beberapa sumber terpercaya penyakit ini ternyata sudah banyak melanda banyak orang, termasuk sebagian kalangan masyarakat tanah air.

Skoliosis sendiri faktanya merupakan penyakit yang menyerang tulang belakang, dimana pada tulang belakang terjadi gangguan yang membuatnya mengalami pembengkokan. Sehingga tulang belakang yang seharusnya lurus justru melengkung kesamping.

Menurut keterangannya penyakit skoliosis selama ini lebih banyak terjadi pada anak-anak. Hanya saja para pakar kesehatan juga mengatakan kalau penyakit ini juga bisa menimpa orang dewasa.

Dari hasil penelitian pakar kesehatan, penyakit skoliosis umumnya terjadi karena faktor genetik. Mulai karena orangtua anak mengalami penyakit yang sama atau karena selama di dalam kandungan janin mengalami kelainan pada pertumbuhan genetiknya. Tapi selain karena faktor tersebut skoliosis juga bisa terjadi karena adanya kerusakan pada bagian tulang belakang karena luka trauma atau karena kebiasaan yang buruk.

Menurut faktanya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan diagnosis terhadap penyakit ini. Seperti pemeriksaan fisik pada bahu, tulang rusuk, tulang belakang dan pinggul yang umumnya salah satu bagian pinggul dan tulang belikat akan lebih menonjol dari bagian lainnya. Sedangkan pada bahu, gejala penyakit skoliosis dapat dideteksi jika salah satu bagian bahu lebih tinggi dari bagian lainnya.

Mungkin Anda bisa bernapas sedikit lega jika Anda tidak mengalami gejala-gejala seperti di atas. Hanya saja menurut pakar kesehatan setiap orang sebaiknya dapat menyempatkan diri untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Karena penyakit skoliosis sendiri lebih baik dideteksi sejak dini sebelum gejalanya bertambah parah yang membuat kondisi tubuh Anda mengalami gejala tersebut. Ini berarti Anda yang tidak mengalami gejala penyakit skoliosis sebaiknya memastikan itu dengan memeriksakan diri ke dokter sebelum bertambah parah. Apalagi faktanya jika tidak ditangani dengan baik penyakit skoliosis bisa membahayakan tubuh.

Hasil penelitian, penyakit skoliosis faktanya akan membuat penderita mengalami nyeri dari tulang belakang dan menjalar ke tulang kaki, punggung, pinggul dan bahkan akan membuat penderitanya mengalami rasa sakit yang hebat saat berdiri atau saat berjalan. Selain itu, penyakit skoliosis juga bisa mempengaruhi sistem saraf karena saat terjadi tulang belakang yang melengkung sangat mungkin menekan salah satu ujung saraf.

Mengenai pengobatannya, skoliosis menurut dokter ahli tulang perlu pengobatan yang berbeda dengan tingkat keparahannya, lengkungan tulangnya, jenis kelamin sampai usia penderitanya. Karena itu penting agar penyakit ini mendapat penanganan medis sedini mungkin.

Tulang belakang merupakan salah satu bagian tulang yang punya peran vital yaitu untuk menyanggah kepala sampai kepinggang. Namun seperti bagian tubuh lainnya tulang belakang juga bisa terkena penyakit. Sayangnya sebagai salah satu penyakit tulang yang paling terkenal, penyakit skoliosis faktanya jarang disadari. Karena itu dengan informasi ini sebaiknya Anda mulai sadar akan penyakitnya. Apalagi penyakit ini faktanya bisa berdampak buruk.Fakta Penyakit Skoliosis oleh SegiEmpat

LEAVE A REPLY