Lagi lemas, gampang capek plus kantong kering terasa tidak fit, maka masyarakat kita ujung-ujungnya kalau bukan pijit ya kerokan. Pijat dan kerokan memang sudah menjadi salah satu ritual khusus bagi masyarakat tanah air saat tubuh terasa seperti masuk angin. Bahkan saking mendarah dagingnya panti pijat plus-plus pun sudah menjamur, eh kalau itu sih bukan karena masuk angin ya tapi karena memang “butuh” dihangatkan.

Bahaya Kerokan oleh SegiEmpatKerokan memang merupakan salah satu cara tradisional untuk menghangatkan punggung, karena dengan minyak angin plus uang logam yang digosokkan ke punggung memang sangat membantu untuk menghangatkan tubuh. Sayangnya meski cukup bermanfaat, dari hasil penelitian kerokan juga dapat memicu bahaya pada tubuh. Bahaya kerokan ini nyatanya cukup jarang kita sadari. Jadi sebelum terlambat sebaiknya Anda mengenali bahayanya. Apa saja? Berikut ulasannya.

Memudahkan Virus dan Bakteri Masuk ke Tubuh

Saat permukaan kulit dikerok, banyak yang tidak sadari kalau hal tersebut akan membuat pori-pori pada kulit jadi terbuka dan melebar. Meski disatu sisi hal ini dapat memudahkan minyak angin meresap ke dalam tubuh namun disaat yang bersamaan hal tersebut juga memudahkan bakteri dan virus masuk ke tubuh. Bahkan sampai ke dalam peredaran darah. Apa bahayanya? Anda pasti tahu kan kalau virus dan bakteri itu salah satu penyebab penyakit? saat bakteri dan virus masuk ke tubuh tentu dapat memicu infeksi. Meski kerokan sangat nyaman namun kalau Anda jadi lebih mudah sakit apa gunanya?

Risiko Stroke

Dari hasil penelitian, jika kerokan dilakukan secara terus menerus maka bukan hanya pori-pori saja yang terbuka dan melebar. Tapi peredaran darah yang tadinya kecil juga akan menjadi lebih lebar. Mungkin Anda berpikir kalau hal ini bermanfaat karena dapat membuat peredaran darah jadi lebih lancar. Tapi jangan salah saat peredaran darah melebar maka Anda jadi sangat berisiko mengalami stroke.

Kerokan Bagi Ibu Hamil Berisiko Kelahiran Prematur

Ada banyak hal yang jadi pantangan bagi Ibu hamil, dan salah satunya adalah kerokan. Bagi Ibu hamil yang sering melakukan ini sebaiknya Bunda waspada. Dari hasil penelitian kerokan dapat memicu tubuh memproduksi hormon sitokin, yang mana hormon ini dapat memicu Bunda mengalami kontraksi dini hingga menyebabkan janin lahir secara premature.

Jadi Ketagihan

Meski bukan narkoba tapi efek ketagihan kerokan juga tidak kalah berbahayanya. Seperti kita tahu sebagian orang mungkin jadi sangat doyan kerokan, karena mereka merasa hangat dan nyaman setelah dikerok. Tapi jangan salah, karena Anda selalu ingin dikerok maka bahaya yang mungkin Anda alami jauh lebih serius ketimbang 3 poin di atas.

Jika Anda memang merasa kurang fit, yang Anda butuhkan adalah rutin berolahraga dan memperbaiki pola makan serta pola tidur Anda. Kalaupun memang perlu periksakan diri Anda ke dokter.

LEAVE A REPLY