Selain takut gak kebagian diskon penyakit kanker adalah salah satu hal yang paling mengerikan, bahkan pastinya lebih mengerikan ketimbang diskon ya. Karena itu sudah pasti kita harus berusaha untuk mencegahnya.

Cara terbaik agar kita terhindar dari penyakit kanker, tentu dengan menghindari semua kemungkinan yang dapat menyebabkan kanker. Nah, selama ini yang kita tahu selain faktor genetik, pola hidup buruk, makan makanan junkfood sampai merokok adalah penyebab kanker. Namun menurut pakar kesehatan dunia seperti dilansir dari salah satu media kesehatan internasional boldsky, selain faktor tersebut ternyata masih banyak penyebab kanker yang sampai sekarang masih sering kita lakukan.

Mengejutkan bukan? well karena itu berikut 10 penyebab kanker yang wajib Anda tahu.

10-penyebab-kanker-oleh-segiempatPenggunaan Kosmetik

Jaman sekarang, sudah bukan rahasia lagi kalau semakin banyak wanita yang menggunakan kosmetik. Ini wajar tentunya karena tampil cantik adalah impian semua wanita, bahkan sampai remaja yang baru tahu caranya membersihkan ingus udah mulai makeup. Sayangnya penggunaan kosmetik pun jadi salah satu penyebab kanker, khususnya kosmetik yang mengandung formaldehid, benzene, dioksan dan toluene. Semua bahan kimia tersebut dapat diserap oleh tubuh dan saat itu masuk ke tubuh dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Salah satu risikonya adalah menyebabkan kanker kulit.

Pemakaian Pasta Gigi

Jujur sih saya juga sering memakai pasta gigi, karena tanpa itu mulut terasa tidak segar dan rasanya tidak benar-benar bersih. Tapi para pakar menjelaskan kalau pasta gigi yang mengandung triclosan serta floride telah dikaitkan dengan penyakit kanker tulang.

Penggunaan Pengharum Ruangan

Selalu tidak nyaman saat kita harus menghirup aroma yang tidak sedap, bukan Cuma bau mulut atau bau badan tapi juga bau keringat yang bisa menempel di dalam ruangan. Karena itu penggunaan pengharum ruangan pun sekarang sudah mulai marak. Tapi sebaiknya Anda berhati-hati karena penggunaan pengharum ruangan juga menyebabkan kanker. Karena pengharum ruangan mengandung asetaldehida, benzaldehida atau metil pirolidon yang merupakan salah satu zat kimia penyebab kanker.

Pemakaian Batu Granit

Sebagai penghias atau untuk mempercantik rumah, batu granit pun banyak dipilih. Sayangnya tidak banyak yang tahu kalau pemakaiannya pun dapat memicu pelepasan radon yang merupakan salah satu gas radioaktif yang dapat menyebabkan kanker.

Menyalakan Lilin

Selain saat listrik padam, kegiatan solidaritas pun sudah sering menggunakan lilin. Positif memang tapi sebaiknya Anda tahu kalau menyalakan lilin juga dapat menyebabkan kanker karena asap pembakarannya.

Penggunaan Pil KB

Cukup mengejutkan memang tapi nyatanya dari hasil penelitian penggunaan pil KB yang digalakkan demi menjaga populasi ternyata banyak dikaitkan dengan penyakit kanker.

Paparan Asap Kendaraan

Gak Cuma bisa membuat sesak napas, paparan asap kendaraan khususnya dari kendaraan bermesin diesesl faktanya dapat menyebabkan kanker.

Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan yang Dibakar

Ayam bakar atau makanan anak-anak muda seperti BBQ faktanya gak Cuma dikonsumsi karena ingin diupload ke sosmed biar kekinian, tapi memang rasanya sangat menggugah selera. Tapi faktanya ini juga salah satu penyebab kanker. Seperti kanker usus besar dan kanker pangkreas, karena saat dibakar asam amino dari protein yang didapat dari daging akan berubah menjadi amina heterosiklik yang merupakan zat berbahaya penyebab kanker.

Keseringan Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Perlu Anda tahu wadah makanan kaleng itu dilapisi dengan bahan bisphenol A yang dapat membuat gangguan pada hormon dan menyebabkan perubahan DNA. Hal ini dapat menyebabkan kanker payudara.

Minuman Beralkohol

Kalau ini sih gak perlu ditanya lagi karena memang mengkonsumsi minuman beralkohol dapat merangsang sekresi asam lambung hingga merusak lapisan pencernaan dan memicu kanker.

Mungkin cukup sulit untuk dihindari semuanya, tapi setidaknya dengan mengetahui semua penyebab di atas kita bisa lebih berhati-hati demi menekan risiko kanker pada diri kita sendiri.

LEAVE A REPLY