Penyebab Anak Malas Makan 2 oleh SegiempatSeiring dengan tumbuh kembang anak, maka aka nada fase dimana orang tua sudah sulit untuk mengontrol konsumsi makan pada anak. Jika, Anda memang sudah sulit dalam mengontrol jadwal makan anak Anda, maka Anda bisa membaca artikel Saya sebelumnya yang berjudul “cara meningkatkan nafsu makan anak”. Anak yang sulit untuk dikontrol makannya tersebut biasanya karena memang mereka malas makan. Penyebab dari anak malas makan tersebut, bisa saja karena seperti di bawah ini.

  1. Mengalami pertumbuhan gigi

Anak yang telah berusia antara 3 hingga 6 bulan biasanya sudah mulai sulit untuk dikontrol makannya. Penyebabnya adalah anak dengan usia tersebut memang sudah waktunya untuk tumbuh gigi. Anak yang sedang tumbuh gigi ini, memang akan mempengaruhi minat makan dari anak. Untuk mengatasi hal tersebut, para Bunda bisa menyiasatinya dengan memberi makanan yang memiliki tekstur sedikit kasar dari sebelumnya.

  1. Sedang mengalami flu

Kondisi tubuh sedang drop memang terkadang membuat kita malas makan, hal ini juga berlaku pada tubuh anak – anak. Anak yang sedang mengalami penurunan kondisi tubuh, seperti flu (batuk dan pilek) tentunya juga akan sulit untuk makan. Anak yang sedang sakit seperti ini biasanya tidak terlalu berdampak pada tumbuh kembangnya. Tapi, jika berkelanjutan dan masih sulit untuk makan maka tentunya bobot berat badan anak akan terus berkurang. Dampak lainnya adalah kekurangan energi akut, kadar gula darah berkurang (Hipoglikemia), keringat dingin, kejang, bahkan bisa sampai pingsan. Kekurangan gizi seperti ini bisa membuat yodium dan mineral lainnya juga akan semakin berkurang, sehingga kecerdarasan dan kekebalan tubuh anak akan semakin menurun. Lakukan pemeriksaan secara medis segera untuk menangani hal tersebut agar tidak berkelanjutan dalam waktu yang lama.

  1. Sering konsumsi camilan

Anak – anak dan camilan memang tidak dapat dipisahkan. Untuk itu para orang tua sebaiknya mengontrol jumlah panganan camilan yang dikonsumsi anak Anda. Jangan sampai porsi camilan tersebut terlalu banyak sehingga membuat anak Anda kekenyangan dan tidak nafsu makan lagi untuk mengkonsumsi makanan pokoknya. Perhatikan pula jenis camilan yang dikonsumsinya, jangan sampai camilan tersebut tidak memenuhi standar gizi untuk anak Anda. Sehingga seberapa banyak pun anak Anda makan camilan tersebut tetap tidak akan berdampak pada pertumbuhannya. Anda bisa memberikan camilan pada anak Anda setelah konsumsi makanan pokoknya selesai, agar gizinya tetap dapat terpenuhi.

  1. Banyak mengkonsumsi makanan manis

Beberapa orang yang mengkonsumsi makanan manis akan merasakan lapar, tetapi ternyata lebih banyak orang yang mengkonsumsi makanan manis malah merasakan kekenyangan dan tidak ingin mengkonsumsi makanan pokok lagi. Untuk itu sebaiknya Anda jangan biarkan anak Anda mengkonsumsi makanan manis sebelum Anda memberikan makanan pokoknya. Yang membuat orang merasa kekenyangan setelah mengkonsumsi makanan yang manis ini adalah kandungan kalorinya yang cukup tinggi seperti pada coklat, es krim, dan makanan manis lainnya. Untuk itu makanan manis seperti ini sebaiknya Anda buatkan jadwal seperti pada jadwal camilan pada point ketiga di atas.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY