mengatasi mood swing saat hamil oleh Hamil SegiEmpatSeorang Ibu hamil akan mengalami perubahan suasana hati yang ekstrim atau mood swing saat hamil. Hal ini akan membuat Ibu yang pada awalnya terlihat bahagia, tiba-tiba akan merasa sedih atau bahkan menangis. Oleh karena itu, Ibu harus berusaha untuk mengatasi mood swing selama hamil karena hal tersebut beresiko menyebabkan resiko pada Ibu.

Perubahan hormon yang terjadi saat Ibu hamil akan mempengaruhi zat kimia atau neurotransmitter yang berhubungan dengan suasana hati. Ketika hal ini terpengaruh, maka Ibu akan merasa lebih sensitif dan lebih mudah terpengaruh. Selain karena perubahan hormon, hal lain yang membuat Ibu mengalami perubahan mood adalah karena perubahan bentuk tubuh.

Perubahan bentuk tubuh seringkali membuat Ibu menjadi tidak percaya diri sehingga emosinya bisa berubah dalam jangka waktu yang cepat. Tidak hanya itu, beberapa hal yang bisa membuat Ibu mengalami mood swing ketika hamil adalah perubahan metabolisme tubuh, tekanan lahir dan batin serta cepat lelah.

Agar hal ini tidak berkelanjutan dan Anda tidak mengalami stres serta depresi, berikut ini adalah cara mengatasi mood swing saat hamil:

  • Melakukan hal yang bisa menyenangkan suasana hati seperti jalan-jalan dan mendengarkan musik;
  • Menjadi lebih manja kepada suami;
  • Menyaksikan film atau acara televisi favorit bersama suami;
  • Membaca buku kesukaan di waktu luang;
  • Mengkonsumsi makanan sehat secara teratur;
  • Lebih sering beristirahat;
  • Mengatur waktu sedemikian rupa ada kegiatan yang Anda lakukan berjalan lancar dan Andapun tidak stres;
  • Mengambil kelas meditasi atau yoga untuk menenangkan diri; dan
  • Melakukan pijat atau relaksasi untuk melemaskan otot.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa melakukan babymoon. Babymoon ini adalah mengunjungi sebuah tempat yang Anda sukai atau Anda inginkan bersama suami. Kegiatan ini mirip dengan bulan madu atau honeymoon yang sering dilakukan saat Anda baru saja menikah. Babymoon dilakukan agar Anda bisa bersenang-senang dan menghilangkan stres sehingga Anda bisa menurunkan resiko terjadinya baby blues atau bayi lahir prematur. Karena Ibu yang mengalami depresi saat hamil memiliki resiko untuk mengalami kedua hal tersebut.

 

LEAVE A REPLY