keluarnya darah setelah melahirkan oleh Hamil SegiEmpatSetelah mengandung selama kurang lebih 9 bulan 10 hari, sudah saatnya Anda untuk bertemu dengan buah hati Anda. Saat proses persalinan dan setelahnya, biasanya Ibu akan mengeluarkan darah yang cukup banyak.

Hal ini terjadi karena ada beberapa pembuluh darah terputus saat plasenta mulai memisahkan diri dari uterus. Setelah plasenta dan janin keluar dari vagina, makan uterus akan berkontraksi sehingga pembuluh darah mulai menutup dan pendarahan semakin berkurang. Hal ini juga terjadi ketika persalinan dilakukan dengan operasi caesar. Pembuluh darah yang terdapat pada uterus juga akan mengalami pendarahan hingga luka tersebut dijahit.

Selain itu, bidan, dokter atau perawat yang membantu persalinan Anda juga akan memberi pijatan pada uterus serta memberikan oxytocin sintetis untuk merangsang agar uterus terus berkontraksi sehingga pembuluh darah bisa tertutup. Kegiatan menyusui juga bisa menghentikan terjadinya pendarahan serta mengembalikan rahim ke bentuk semula karena menyusui akan menghasilkan hormon oksitosin. Namun ketika uterus tidak bisa berkontraksi dengan baik, maka pendarahan hebat bisa terjadi.

Selain darah, ada juga cairan lain yang keluar setelah melahirkan. Cairan ini disebut dengan lochia. Lochia sendiri mengandung darah, bakteri dan cairan yang berasal dari pinggiran uterus. Beberapa hari setelah persalinan, lochia ini terlihat seperti darah menstruasi karena biasanya lebih banyak darah yang keluar. Namun seiring dengan berjalannya waktu darah dan cairan akan semakin berkurang sehingga lochia akan berwarna lebih muda dan lebih encer. Dalam waktu 10 hari setelah persalinan, seharusnya cairan yang keluar dari vagina sudah berwarna putih kekuningan atau putih dan berjumlah sedikit.

Jika dalam keadaan normal, lochia ini akan benar-benar berhenti dalam waktu sekitar 2 hingga 4 minggu setelah persalinan. Meski demikian, ada beberapa orang wanita yang masih mengeluarkan sedikit bercak darah atau masih mengalami lochia selama beberapa hari. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh penggunaan KB suntik atau pil pengontrol kehamilan. Oleh karena itu jika Anda menggunakan kontrasepsi dan masih mengeluarkan bercak beberapa lama setelah melahirkan, maka Anda tidak perlu khawatir.

LEAVE A REPLY