mengobati asma pada Ibu hamil oleh Hamil SegiEmpatSalah satu masalah kesehatan yang ditakuti oleh banyak orang adalah penyakit asma. Penyakit yang membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas ini akan lebih beresiko pada Ibu hamil. Oleh karena itu, cara mengobati asma pada Ibu hamil ini bisa memberikan Anda referensi.

Jika Ibu hamil memiliki penyakit asma, maka Ibu harus mengetahui cara untuk mencegah agar asma tidak kambuh. Karena ketika Ibu mengalami kesulitan bernapas, maka bayinyapun akan mengalami masalah dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, ibu yang tidak bisa menangani asmanya selama hamil juga beresiko untuk melahirkan bayi secara prematur.

Berikut ini adalah cara mengobati asma pada Ibu hamil:

  • Mencegah Agar Asma Tidak Kambuh

Sebaiknya Ibu menghindari segala hal yang bisa memicu terjadinya asma seperti debu, asap rokok dan sebagainya. Dengan begini, maka Ibu bisa meminimalisir konsumsi obat yang bisa mempengaruhi perkembangan janin.

  • Melakukan Vaksinasi

Sebaiknya Ibu juga melakukan vaksinasi untuk melindungi tubuh dari penyakit flu pada trimester pertama, kedua dan ketiga kehamilan. Hal ini untuk menjaga imunitas ibu serta mencegah munculnya serangan asma.

  • Memilih Dokter Kandungan yang Tepat

Jika Ibu menggunakan jasa beberapa dokter yang merawat Ibu selama hamil, maka Ibu harus memastikan bahwa semua dokter tersebut bisa bekerja sama dengan baik agar pengobatan yang diberikan juga bisa lebih baik. Ada baiknya jika Ibu memilih dokter yang sudah terbiasa menangani Ibu yang menderita asma atau pernah bergabung pada yayasan asma.

  • Memeriksakan Kesehatan Paru-Paru

Saat sedang hamil, sebaiknya Ibu rajin memeriksakan paru-paru agar Ibu bisa menjaga asupan oksigen janin. Hal ini karena masalah asma akan meningkatn sekitar 75 persen saat hamil. Oleh karena itu, lakukan pemantauan fungsi paru-paru dan gejala asma setiap bulannya.

  • Memeriksakan Pergerakan Janin

Setelah kehamilan telah berusia 28 minggu, sebaiknya Ibu melakukan pemeriksaan janin secara teratur. Dengan begitu, Ibu bisa segera mendeteksi ketika janin mengalami hal-hal yang mungkin tidak normal.

  • Melakukan Pemeriksaan USG

Ketika kehamilan telah berusia 32 minggu, sebaiknya Ibu juga melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui pertumbuhan janin. Dengan melakukan USG, maka dokter dan Ibu bisa memeriksa keadaan janin setelah Ibu mengalami serangan asma.

LEAVE A REPLY