sleep apnea pada Ibu hamil oleh Hamil SegiEmpatSetiap wanita hamil pasti ini memiliki fisik dan mental yang sehat. Oleh karena itu, mereka disarankan untuk mendapatkan tidur yang cukup dan mengkonsumsi makanan bergizi selama hamil. Karena dengan memenuhi kedua hal tersebut maka Ibu dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi kehamilan.

Sayangnya banyak wanita hamil yang mengeluhkan kesulitan bernapas atau sleep apnea pada Ibu hamil. Keadaan ini akan membuat Ibu mengalami kesulitan bernapas beberapa kali dalam satu malam sehingga Ibu dan bayi bisa mengalami masalah saat hamil.

Kekuranga oksigen pada tubuh akan membuat tekanan darah di dalam tubuh meningkat karena tubuh melepaskan berbagai hormon agar bisa tetap siaga. Masalah ini biasanya terjadi ketika Ibu mengalami obesitas atau kelebihan berat badan ketika hamil. Selain itu, perubahan hormon pada Ibu hamil juga dapat menyebabkan hal tersebut.

Banyak Ibu hamil yang mengabaikan masalah ini karena mirip dengan gangguan tidur pada umumnya. Sleep apnea pada Ibu hamil memang mirip gangguan tidur yang sering terjadi. Ibu yang mengalami sleep apnea akan mendengkur, kesulitan bernapas, batuk-batuk, sering tersedak atau sesak hingga napas berhenti ketika tidur.

Resiko masalah tidur ini akan semakin meningkat pada trimester ketiga kehamilan. Hal ini terjadi karena kenaikan berat badan Ibu serta jaringan leher dan tenggorokan yang mengalami pertumbuhan sehingga membuat pernapasan Ibu menjadi semakin sempit.

Sebuah hasil penelitian menemukan bahwa seorang Ibu yang mengalami sleep apnea akan memiliki resiko melahirkan bayi yang membutuhkan perawatan. Karena sleep apnea akan menyebabkan preeklamsia, bahkan Ibu juga harus menjalani operasi caesar. Ketika Anda mengalami masalah ini, sebaiknya segera mencari tahu sebabnya dan mencari solusinya. Adapun solusi terbaik yang bisa Anda lakukan adalah melakukan olahraga, menjaga asupan makanan dan menjaga sirkulasi udara saat tidur.

Kesimpulannya adalah Anda harus memperhatikan ketika Anda mengalami sleep apnea ketika hamil. Karena penyakit ini dapat menyebabkan resiko terjadinya komplikasi kehamilan yang membuat Ibu harus mengalami operasi caesar. Selain itu, Ibu juga beresiko mengalami diabetes gestational dan preeklamsia. Oleh karena itu, Ibu harus berusaha untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat dalam jumlah yang cukup serta rajin berolahraga.

LEAVE A REPLY