Home » Entertainment » Berita Terbaru » Eza Gionino Pukuli Ardina Rasti

Eza Gionino Pukuli Ardina Rasti


Kisah asmara antara Eza Gionio dan Ardina Rasti yang sebelumnya jauh dari pemberitaan media, kini menjadi sorotan bahkan terkait dengan hukum. Artis cantik Ardina Rasti akhirnya mengungkapkan kisah asmaranya dengan Eza yang tidak berjalan romantis.

Ardina mengungkapkan bahwa selama ia menjalin kasih dengan Eza yang telah berusia 1,5 tahun ia sering mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oleh Eza Gionino.

“Kurang lebih pacaran 1,5 tahun. Seperti biasa di awal manis dan indah, aku percaya sama dia. Awalnya romantis. Kenapa saya terima sebagai pasangan, karena dia normal,” ungkapnya.

Ardina pun mengatakan bahwa ia tidak percaya kalau Eza tega melakukan kekerasan terhadap dirinya. Kisah asmara yang pada awalnya berjalan sangat romantis tiba-tiba berubah menjadi tindak kekerasan.

“Perubahan yang terjadi pada Eza sejak di atas 3-4 bulan,” tambahnya.

Ardina juga kembali mengungkapkan bahwa pemukulan yang pertama kali ia alami terjadi pada Juli 2011 silam, dirumah Ardina Rasti. Saat itu Rasti mengatakan bahwa Eza menghamipiri dirinya dengan keadaan emosi. Tanpa diketahui alasannya, tiba- tiba Eza memukul Rasti.

“Yang pertama, apakah dia dalam keadaan lelah, mengkonsumsi apapun, saya enggak tahu. Dia melempar kursi dan saya menghindar. Dua daun pintu rusak dan dia mulai memukuli saya,” ungkapnya.

Ardina Rasti juga kembali menambahkan bahwa akibat pemukulan yang dilakukan Eza dirinya sempat terjatuh. Namun, bukannya menyudahi tindakannya, Eza justru tetap menyerang Rasti tanpa ampun hingga akhirnya Rasti tidak sadarkan diri. Bahkan Rasti sendiri mengatakan bahwa setelah kejadian itu dirinya harus rehat sejenak dari dunia perfileman karena organ tubuhnya yang masih sakit dan tidak bisa bergerak.

“Saya terjatuh dan dia terus menendang ke arah rusuk saya,” kata Rasti.

“Saya rehat sejenak karena organ tubuh saya enggak bisa bekerja,” tambahnya.

Setelah aksi pemukulan yang Eza lakukan terhadap Rasti, Eza sempat meminta maaf pada Rasti dan Rasti pun memaafkannya. Namun, Eza kembali mengulangi perbuataanya pada Rasti pada Juni 2012 kemarin. Pemukulan kembali dialami Rasti yang lagi-lagi terjadi dirumahnya sendiri. Rasti mengungkapkan bahwa saat itu Eza melarangnya untuk pergi syuting didaerah puncak. Bahkan, Eza mengancam untuk memutusakan Rasti.

“Dia bilang kalau tetap jalan ke puncak (untuk syuting) kami putus. Dia emosi dan lemparkan kata-kata binatang,” ujarnya

Aksi pemukulan Eza tidak berhenti sampai disitu. Eza kembali melakukan pemukulan terhadap Rasti setelah Ardina Rasti kembali dari puncak. Bahkan, Eza menganiaya Rasti selama 2 jam lamanya. Ardina Rasti telah melaporkan perbuatan Eza pada pihak kepolisian.

“Ternyata dia bukannya meminta balikan, tetapi melakukan tindakan penganiayaan selama dua jam,” ucap Rasti.

“Kalau yang pertama posisinya fisik yang parah, yang kedua lebih psikis. Saya enggak menyangka dia begitu kejam. Katanya cinta dan mau ajak menikah,” tambahnya.

Eza saat ini telah dinyatakan sebagai tersangka dan akan dipanggil oleh Polres Jakarta Selatan.

“Iya nanti EG akan dipanggil sebagai tersangka hari. Penyidik sudah memanggil melalui manajemennya,” ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Aswin.

Tentang Imran Syah Hafied

Senang membaca, menulis, bermain basket, nonton MotoGP, bermain game dan semua hobi lain yang tidak saling berkaitan satu sama lain (aneh). Pria penggemar musik berat nan cadas, namun juga mampu bertoleransi dengan musik melayu dan India tradisional jika dibutuhkan. Anda dapat membaca profil lengkapnya disini

Berikan Komentar Anda: