Foto Sylvester Stallone dan Bruce Willis oleh segiempatSalah satu film yang dibintangi oleh aktor kawakan Sylvester Stallone yang berjudul ‘The Expendables’, memang menjadi salah satu film yang sangat digemari oleh setiap penikmat film.

Film yang berjudul ‘The Expendables’ memang merupakan salah satu film yang sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan, setiap peluncuran sekuel dari film tersebut menjadi sebuah film yang sangat dinantikan.

Hal tersebut pun menjadi sebuah hal yang cukup wajar. Pasalnya, dalam setiap sekuelnya film yang dibintangi oleh Sylvester Stallone, selalu menghadirkan aksi-aksi yang sangat menegangkan. Tidak hanya itu, setiap sekuelnya pun selalu dibintangi oleh aktor-aktor ternama Hollywood, seperti Bruce Willis, Jason Statham, Arnold Schwarzenegger.

Saat ini film sekuel dari ‘The Expendables’  memang sudah memasuki seri kedua. Namun, bagi para penggemar film tersebut, tidak usah khawatir. Pasalnya, proses syuting dari sekuel ketiga dari film tersebut, ‘The Expendables 3’, akan segera dimulai. Kabarnya, akhir bulan ini proses pengambilan gambar akan dimulai pada akhir bulan Agustus tahun ini.

Namun, bintang utama dalam film tersebut, Sylvester Stallone, nampaknya tengah berseteru dengan salah satu bintang yang ikut terlibat dalam dua sekuel terakhir dalam film ‘The Expendables’, Bruce Willis. Bahkan, nampaknya perseteruan mereka berdua saat ini tengah memanas. Pasalnya, dengan cukup lantang Syvester meminta agar Bruce Willis keluar dari ‘The Expendables 3’.

Tidak hanya itu, aktor kawakan yang saat ini tengah berusia 63 tahun tersebut pun menilai bahwa Bruce Willis adalah seorang yang pemalas dan serakah. Bahkan, melalui situs jejaring sosial twitter Sylvester Stallone, ia mengatakan bahwa Brce Willis akan digantikan oleh Harrison Ford.

Hal tersebut pun semakin menguat, setelah Sylvester Stallone yang juga selaku seorang produser dalam film tersebut, juga mengatakan bahwa film ‘The Expendables’, membutuhkan pemain-pemain muda, dan juga seorang pemeran wanita yang lucu dan tangguh.

LEAVE A REPLY