Selama ini film-film yang menceritakan kisah seorang Princess hasil karya Disney, lebih sering kita kenal sebagai tontonan anak-anak. Padahal sebenarnya film Pincess Disney lebih pantas untuk orang dewasa.

Kita tentu tidak bisa menilai hanya karena film-film Princes karya Disney mengangkat teman kartun, karena sebenarnya di alur cerita ada beberapa adegan yang sangat tidak pantas untuk ditonton anak-anak.

Memang kebanyakan film bertema Princess cenderung mengangkat cerita cinta seorang putri bertemu dengan seorang pangeran kemudian jatuh cinta. Hanya saja dibalik semua itu ada cerita yang mengerikan, kekerasan, pembunuhan bahkan hingga adegan seks. Benarkah? Berikut 5 alasan kenapa film Princess Disney lebih pantas untuk orang dewasa.

Adegan Seks

Setiap kali dirilis film-film bertema Princess karya Disney selalu jadi tontonan favorit banyak orang, tidak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa karena selau bercerita tentang kisah cinta. Hanya saja selama ini banyak orang yang tidak sadar kalau dalam filmnya tidak sedikit ada adegan yang tidak pantas untuk ditonton anak-anak, salah satunya adegan seks dalam film Aladdin dan Putri Jasmine, Little Mermaid bahkan sampai film Sleeping Beauty.

Film Princess Disney Lebih Pantas untuk Orang Dewasa oleh SegiEmpatDalam film Aladdin adegan dimana Aladdin menghadapi masalah dengan Rajah macan Putri Jasmine, saat itu Aladdin sempat mengatakan “anak baik buka semua pakaianmu” yang justru membuat Putri Jasmine melakukan “itu”. Hal banyak dinilai jika adegan tersebut mengajarnya orang untuk berani telanjang.

Film Princess Disney Lebih Pantas untuk Orang Dewasa oleh SegiEmpatSedangkan dalam film Sleeping Beauty ternyata di cerita aslinya si pangeran tidak hanya membangunkan Putri Aurora dengan kecupan di bibir tapi justru memperkosa si putri hingga hamil dan ternyata si Putri baru terbangun saat akan melahirkan.

Adegan Pembunuhan

Film Princess Disney Lebih Pantas untuk Orang Dewasa oleh SegiEmpatFilm Snow White juga menjadi salah satu film Disney yang sangat disukai, tapi sayangnya tidak banyak orang yang sadar jika dalam film ada satu cerita yang mengerikan. Dalam ceritanya Ibu tiri sang Putri yang kejam justru menyuruh pembunuh bayaran untuk membunuh sang Putri. Cerita ini pastinya tidak pantas untuk anak-anak bukan?

Adegan Mutilasi

Film Princess Disney Lebih Pantas untuk Orang Dewasa oleh SegiEmpatDalam filmnya cerita seorang putri cantik yang hidup dengan saudara tirinya menjadi cerita yang sangat melekat dengan film Cinderella. Mungkin selama ini banyak orang yang menontonnya menilai jika film Cinderella tidak punya adegan yang berbahaya. Tapi tanpa disadari film Cinderella justru bisa mengajarkan orang untuk “menghalalkan segala cara untuk bisa mencapai keinginannya”.

Dalam film diceritakan kakak Cinderella melakukan cara apapun agar ia bisa menikah dengan si Pangeran meski itu melukai adiknya sendiri. Bahkan yang mengerikannya lagi dalam cerita aslinya kakak Cinderella justru memotong jari kakinya sendiri supaya ia cocok dengan sepatu kaca.

Adegan Penculikan

Film Princess Disney Lebih Pantas untuk Orang Dewasa oleh SegiEmpatSelama ini para pecinta film Princess Disney lebih melihat film Rapunzel sebagai film yang menyenangkan karena mengangkat cerita si jahat dengan si baik. Hanya saja sebenarnya film Rapunzel justru menyimpan cerita yang tidak pantas untuk anak-anak. Seperti yang sudah kita ketahui film ini mengangkat cerita tentang seorang putri yang diculik oleh seorang penyihir sejak kecil. Seiring dengan pertumbuhanya si Putri justru tumbuh sebagai gadis remaja yang ia sendiri bahkan tidak tahu identitasnya.

LEAVE A REPLY