Terlepas dari sukses tidaknya masa PDKT, masa dimana mulai perkenalan dan pendekatan memang menjadi masalah yang sangat menegangkan. Bagaimana tidak, waktu PDKT selain berusaha membaca sinyal cinta dari si doi para pria juga dirundung dengan misteri, “dia suka sama aku gak ya?”. Belum lagi memikirkan bagaimana caranya mengajak gebetan berkencan.

Karena itu pas lagi PDKT para pria melakukan berbagai strategi dengan tujuan tertentu. Entah itu untuk tahu si dia sudah punya pacar atau tidak sampai mengajak gebetan ketemuan atau kencan. Klasik memang tapi nyatanya sampai sekarang kelakuan seperti ini masih banyak dilakukan pria. Seperti apa? berikut 4 kelakuan klasik pria waktu PDKT.

Kelakuan Klasik Pria Waktu PDKT oleh SegiEmpatNanti Ada yang Marah?

Pertama kali dapat pin BB atau nomor telepon si target, para pria pasti akan mulai menghubungi. Diawali dengan pertanyaan basi dan ujung-ujungnya bertanaya “gak papa nih aku chat sama kamu? nanti ada yang marah”. Klasik, kelakukan ini biasanya dilakukan pria untuk tahu apakah si target sudah punya pacar atau belum.

Kelakukan seperti ini boleh dibilang gentle supaya tidak mengganggu cewek orang. Tapi sebenarnya hal ini justru dilakukan pria karena sudah terlanjur suka sama si cewek, dan waktu si target menjawab “iya ada” pria langsung kecewa bahkan sakit hati ujung-ujungnya gagal lagi. Padahal belum tentu yang dimaksudkan si cewek adalah pacar atau gebetan lain, bisa saja yang dimaksudkan adalah bapaknya. Pasti marah-lah kalau anaknya di ajak chat sampai tengah malam.

Mau Jemput Si Dia

Seiring waktu tiba saatnya pria mulai lebih agresif dari sebelumnya, kalau selama ini hanya sering chat, para pria mulai berani untuk bertatap muka. Salah satu kelakuan klasik para pria adalah menawarkan jemputan.

Diawali dengan menyapa dan menanyakan “kamu lagi apa?” supaya dibilang perhatian, para pria sering melempar pertanyaan paling klasik saat si gebetan menjawab “iya aku lagi di…. Tadi abis nonton ama temen”, “terus pulangnya gimana? Aku jemput ya?”.

Disini kebanyakan pria juga salah mengartikan jawabannya. Biasanya ada tiga kelakukan pria dalam kondisi seperti ini. Pertama kecewa karena gebetannya menjawab “sudah ada yang jemput”, kedua menawarkan jasa jemputan di kesempatan lain dan ketiga makin agresif untuk menjemput. Kalau Anda sendiri yang mana?

Minta Ditemani tapi Ujung-Ujungnya Mengajak Kencan

“kamu lagi sibuk hari ….. gak? temenin aku dong” pertanyaan seperti ini juga menjadi kelakuan paling klasik para pria. Karena merasa malu untuk mengajak gebetannya kencan, para pria mencari berbagai alasan supaya gebetannya mau berkencan.

Hal ini sebenarnya sering kali berujung malapetaka, karena umumnya setelah melakukan berbagai persiapan dan penampilan yang maksimal biasanya gebetan justru melakukan dua hal. Pertama tiba-tiba membatalkan karena ada keperluan mendadak dan kedua saat akhirnya ketemu ditempat yang sudah disepakati gebetan justru mengajak seorang temannya. Jadi mending tidak usah ya, jauh lebih baik jika berkata jujur dan mengajaknya kencan berdua, ingat kencan berdua.

Cari Kesamaan

Karena rasa suka yang sudah menggebu-gebu tidak jarang para pria juga mencari cara supaya gebetannya merasa terhubung dengannya. Salah satu paling klasik adalah mencari-cari kesamaan bahkan meski sebenarnya dia sendiri tidak suka. Entah itu dari makanan, jenis musik atau warna kesukaan. Memang punya kesamaan itu rasanya berkali-kali lipat, tapi kalau justru itu bikin menderita? Misalnya si doi suka nonton korea dan kamu juga mengaku suka. Pada waktunya nanti si dia pasti akan menanyakan beberapa judul film atau bahkan artis. Nah bagaimana jadinya kalau kamu sendiri justru tidak tahu?

LEAVE A REPLY