mengajari anak sulitnya mendapatkan uang oleh Asmara SegiEmpatAnda mungkin sudah mulai mengenalkan uang kepada anak saat dia masih balita. Namun setelah dia memasuki usia 10 tahun, Anda sudah bisa mengenalkan konsep keuangan yang lebih dalam. Anda sudah bisa mulai mengajari anak sulitnya mendapatkan uang.

Jika biasanya Anda memberikan uang kapanpun dia minta, maka Anda sudah bisa mulai memberikan uang secara mingguan atau bulanan. Dengan demikian, mereka bisa belajar untuk tidak menghabiskan uang sekaligus. Tidak hanya itu, mereka juga bisa belajar pentingnya menabung.

Berikut ini adalah cara mengajari anak sulitnya mendapatkan uang:

  • Berikan Uang untuk Pekerjaannya

Ada baiknya jika Anda mulai mengajarkan sejak dini bahwa mereka tidak bisa begitu saja mendapatkan uang. Mereka harus melakukan usaha atau sebuah pekerjaan sebelum bisa mendapatkan uang. Oleh karena itu, Anda bisa memberikan mereka bayaran setelah mereka selesai mengerjakan pekerjaan rumah seperti membuang sampah, membersihkan rumah atau membereskan kebun. Dengan begitu, mereka akan belajar kalau uang tidak didapatkan begitu saja. Dia harus berusaha untuk mendapatkannya.

  • Tidak Semua Keinginannya Bisa Terpenuhi Sekaligus

Jika anak menginginkan beberapa buah barang atau suatu hal dalam waktu bersamaan namun uangnya masih belum mencukupinya, jangan pernah menambahkan uangnya. Yang harus Anda lakukan adalah memintanya membuat prioritas, yang mana dulu yang penting untuk dia beli. Misalnya dia ingin membeli ponsel tapi juga ingin sepatu baru, mintalah dia untuk memilih salah satunya dan menunda barang yang lain. Setelah itu, dia harus menunggu dan kembali mengumpulkan uangnya untuk mendapatkan barang yang tertunda.

  • Dia Juga Harus Berbagi

Ketika Anda memberikan uang atau dia memiliki uang berlebih, ajarkan kepadanya untuk selalu berbagi dan memberinya. Anda harus mengajarkan kepadanya kalau masih banyak orang yang lebih membutuhkan darinya. Selain memintanya, Anda juga harus memberinya contoh dengan berbagi dengan orang-orang yang lebih membutuhkan. Anda bisa memanfaatkan tempat ibadah atau panti asuhan yang biasa mereka kunjungi untuk mengajarkannya pentingnya berbagi. Katakan kepada mereka kalau berbagi tidak hanya memberi manfaat kepada orang-orang yang diberikan tapi juga kepada si pemberi.

LEAVE A REPLY