“artikel ini khusus untuk orang yang udah dewasa bukan yang sudah tua tapi mikirnya masih kayak bocah ingusan”

Samurai dan bunga sakura, mungkin itu adalah dua hal yang pertama kali terlintas di kepala kalau mendengar negara Jepang. Tapi yakin kalau gak kepikiran Miyabi, Ameri Ichinose dan kawan-kawan?

Kalau yang bacanya cewek pasti emang langsung kepikiran dengan bunga sakura atau cowok-cowok tampan berkulit putih kayak salju, mata sipit dan make lipstick. Heh? Itu sih di Korea bukan di Jepang, serumpun sih tapi ini bukan drama Korea!

Tapi apapun itu, kalau cowok-cowok pasti hal yang paling pertama kali terlintas adalah tentang esek-esek, kafe remang-remang atau kakek tua yang sampe sekarang masih jadi bintang film biru. Kelihatan kan kalau udah pada kena JAV effect, tapi memang faktanya kehidupan seks di Jepang itu gak jauh beda dengan gaya hidup orang-orang Eropa. Bahkan kalau boleh dibilang kehidupan seks di Jepang lebih bebas. Jadi penasaran kan gimana sih kehidupan seks di Jepang? Nih, buat kamu-kamu penggemar Jepang khususnya yang hobi bukan JAV tengah malam di kamar mandi, nih 5 fakta kehidupan seks di Jepang.

Jujur deh, emangnya situ gak tertarik buat plesiran ke Jepang terus rasain langsung gimana ributnya cewek-cewek Jepang kalau lagi ena-ena?

Pink Light District yang Begitu Kesohor bagi Para Wisatawan

fakta-kehidupan-seks-di-jepang-oleh-segiempatDisetiap negara selalu punya satu wilayah bagi para wisatawan yang gak Cuma datang untuk menikmati pemandangan alam, apalagi kalau bukan wilayan esek-esek. Pink Light District ibaratnya lantai 7 hotel Alexis, Cuma lebih tertata, lebih rapih dan gak pake ijin perhotelan.

Pink light district ini berada di kawasan Kabukicho, Shinjuku (ya kali aja kalau ada duit kamu pengen ke Jepang) sudah sangat kesohor bagi para wisatawan. Setiap wisatawan yang datang ke tempat ini punya berbagai macam alasan, tapi ujung-ujungnya sih sama aja pengen yang ena-ena. Gak peduli wisatawan cewek, cowok atau emak-emak sekalipun karena disini memang disediakan wisata malam dari segala usia dan jenis kelamin. Sampai yang jenis kelaminnya gak jelas pun ada! Mungkin istilahnya sesuai kebutuhan dan isi kantong.

Praktek Enjo Kosai yang Membudaya Bagi Sosialita Jepang

fakta-kehidupan-seks-di-jepang-oleh-segiempatEnjo Kosai bukanlah semua budaya unik yang berasal dari nenek moyang orang Jepang atau tempat wisata spesial di Jepang. Tapi karena pengaruh perkembangan jaman, enjo kosai yang berarti kencan berbayar jadi budaya bagi banyak orang di Jepang.

Umumnya sih cewek-cewek yang masih sekolah, yang bersedia kencan dengan pria yang lebih tua. Tapi jangan keburu ngeres ya pikirannya, karena budaya enjo kosai tidak selalu seperti yang kamu lakuin di panti-panti pijat. Umumnya cewek-cewek remaja di Jepang hanya menerima ajakan kencan dengan tariff tertentu, tapi ada juga sih yang sampe menjajakan diri. Istilahnya tergantung ceweknya siapa, isi dompet atau SSI (speak-speak iblis)

Setiap Bulannya Para PSK Jepang Mendapat 1,8 Miliar Rupiah

fakta-kehidupan-seks-di-jepang-oleh-segiempatPraktek seks bebas di Jepang memang ibarat kebelet kencing, karena kebutuhan jadinya gak bisa ditahan sob! Gak Cuma seks diluar nikah, tapi khususnya bagi para penyedia jasa. Bahkan yang paling bikin kaget itu, setiap PSK di Jepang punya penghasilan yang luar biasa. Meski cukup bervariasi, tapi salah satu hasil survey dari seorang jurnalis Eropa pernah merilis kalau para PSK di Jepang rata-rata mendapatkan penghasilan 1,8 miliar rupiah setiap bulannya.

Semua pendapatan itu mereka dapat dari gaji tetap mereka dan uang tip dari majikan serta pelanggan. Uniknya, kalau para penyedia jasa di tanah air mayoritas mengakuinya sudah pernah menikah dan punya anak (harapannya mungkin biar dikasih tip lebih) kalau PSK Jepang mereka tidak ingin menikah. Karena ternyata para pelanggan jasa mereka ilfeel sama PSK yang sudah menikah. Eh btw denger-denger di Jepang kehabisan stock aktor cowok untuk film biru, ya kali aja situ mau lumayan kan daripada Cuma taunya ngeluh aja.

Industri Film Biru Menghasilkan 260 Triliun Rupiah Per Tahun Buat Negara

fakta-kehidupan-seks-di-jepang-oleh-segiempatJAV merupakan industri yang tidak bisa dimatikan, kenapa? karena industri JAV yang memang tumbuh subur. Tapi sebenarnya sih bukan karena udah terlalu banyak jadinya gak bisa dikendalikan, karena faktanya industri JAV di Jepang memang merupakan sumber penghasilan kedua bagi Jepang.

Ya, industri JAV menyumbangkan pendapatan bagi Jepang sampai 260 triliun rupiah setiap tahunnya. Hal tersebut karena faktanya memang orang-orang Jepang sendiri punya hobi nonton film ena-ena kayak gitu, bahkan mereka menilainya itu sebagai hal biasa. Gak kayak sebagian orang Indonesia yang ibadahnya rajin tapi kalau nonton JAV ama diajak ke panti pijat mau juga. Bahkan paling semangat apalagi kalau di traktir.

Jepang Ternyata Punya Raja Masturbasi

fakta-kehidupan-seks-di-jepang-oleh-segiempatJepang gak Cuma kesohor dengan penemuan-penemuaan uniknya, seperti alat ciuman bagi pasangan LDR sampai boneka seks yang sangat mirip dengan manusia. Jepang juga dikenal dengan berbagai kontes sampai kejuaraan unik.

Tapi yang paling unik sampai ada seorang pria yang punya hobi masturbasi, sampai-sampai ia mendapat gelar sebagai raja masturbasi. Namanya adalah Masanobu Sato, yang merupakan seorang pekerja di salah satu perusahaan sex toy. Gelarnya sebagai raja masturbasi ia dapat setelah memenangi kejuaraan masturbasi bernama ‘Masturebate-a-thon’ di San Francisco. Masanobu berhasil menjadi kontestan paling lama. Penasaran kan apa rahasianya? Menurutnya rahasianya Cuma sederhana yaitu fantasi dan olahraga, Masanobu selain punya hobi masturbasi ia juga hobi berenang. Jadi buruan deh atur jadwal buat rutin berenang.

LEAVE A REPLY