Menyebut nama Rambo hal pertama yang pasti teringat adalah sosok Silvester Stallone. Aktor kawakan tersebut memang sangat melekat dengan sosok Rambo, tapi yang paling tidak dapat terlupakan adalah bagaimana aksi heroik Rambo saat menghabisi satu pleton pasukan seorang diri. Menariknya lagi, itu hanya dia lakukan dengan satu senapan mesin plus panah.

Kisah Leo Major Rambo Dunia Nyata oleh SegiEmpatSiapa yang tidak kagum dengan aksi Rambo, apalagi dalam setiap sekuel filmnya Rambo bahkan tidak pernah tersentuh peluru meski puluhan senjata mesin dan tank mengepungnya. Nyaris tidak mungkin memang melihat aksi heroik seperti itu, apalagi di dunia nyata dengan semua peralatan perang yang serba canggih.

Tapi mungkin kita selama ini memang hanya mengira kalau aksi heroik seperti itu Cuma ada dalam film. Kalau dilihat dari alur cerita film-film Rambo memang sangat tidak mungkin, hanya saja dulu memang ada seorang tentara yang tidak begitu terkenal namun pantas dijuluki Rambo. Dia adalah Leo Major seorang tentara asal Kanada yang punya kisah heroik seperti Rambo.

Kisah Leo Major Rambo Dunia Nyata oleh SegiEmpatLeo Major Bocah yang Hanya Ingin Membuat Ayahnya Bangga

Lahir di Montreal, Quebec, Kanada pada 23 Januari 1921, Leo Major hanyalah seorang bocah biasa yang sempat beberapa kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sang ayah. Namun meski begitu, Leo sama sekali tidak menaruh amarah pada ayahnya. Bahkan salah satu alasan Leo terjun ke dunia militer adalah untuk membuat ayahnya merasa bangga sudah memiliki anak seperti dirinya.

Tahun 1940 Leo Major bergabung dengan pasukan Kanada, dan empat tahun kemudian langsung terjun ke medan perang tepat saat Kanada mendeklarasikan perang dengan Nazi.

Pertama Terjun Leo Major Sukses Merebut Tank Nazi

Hanya butuh pelatihan 4 tahun bagi Leo untuk memulai aksi heroiknya seperti Rambo. Di tugas pertamanya Leo Major langsung merebut hati pasukan Koalisi setelah berhasil merebut satu tank Nazi seorang diri. Tank tersebut tidak lantas digunakan sebagai bantuan tempur, namun tank Nazi kala itu adalah tambang emas berharga untuk pasukan koalisi. Karena di dalamnya terdapat banyak kode rahasia milik Nazi.

Kisah Leo Major Rambo Dunia Nyata oleh SegiEmpatMembunuh 4 Prajurit SS Nazi

Aksi heroik Leo Major pun terus berlanjut, dalam penelusurannya bersama pasukan Kanada Leo sempat dipepet dengan 4 pasukan SS Nazi. Perlu diketahui pasukan SS Nazi dulu adalah special force yang sangat disegani karena taktiknya dan juga keberingasannya. Tapi hal tersebut tidak lantas membuat Leo ciut. Leo Major berhasil membunuh 4 pasukan SS Nazi, meski Leo kehilangan mata kirinya karena salah satu tentara SS sempat meledakkan granat.

Menangkap Puluhan Tentara Nazi Sendirian

Kehilangan satu penglihatannya tidak membuat Leo Major mundur dari medan tempur, bahkan ia menegaskan kalau dia hanya butuh satu mata untuk menumpas para pasukan Nazi. Hal tersebut ternyata bukan sekedar bualan belaka karena saat ditempatkan di satuan pengintai, Leo langsung berhasil menyabet gelar sebagai salah satu sniper paling hebat.

Akhir tahun 1944 Leo bersama beberapa temannya mulai merangsek masuk ke Belgia. Di Antwerp, Belgia Leo kembali di uji dengan satu pleton pasukan Nazi. Saat pengintaian Leo berhasil menculik salah seorang pasukan Nazi dan satu lagi dia habisi di depan pasukannya sebagai peringatan. Namun bukannya membawa pasukan Nazi ke markas untuk di interogasi, Leo justru memaksa pasukan tersebut untuk membawanya masuk ke markas Nazi di Antwerp. Aksinya tersebut berhasil meski sempat terjadi baku tembak, tapi pada akhirnya pasukan Nazi yang tersisa 100 orang menyerah. Dalam perjalannya ke Markas Kanada, Leo sempat diberondong tembakan oleh pasukan Nazi yang marah melihat rekannya menyerahkan diri. Namun Leo berhasil membawa puluhan pasukan Nazi ke garis pertahanan Kanada. Ia langsung diberikan medali penghargaan, tapi Leo justru menolak karena medali tersebut dinilainya lebih pantas untuk mereka yang gugur di medan tempur.

Menyelamatkan Kota Zwolle Sendirian

Kisah Leo Major Rambo Dunia Nyata oleh SegiEmpatAksi paling melegenda dari seorang Leo Major adalah saat ia menyelamatkan satu kota yang berisi 50 ribu penduduk dari pasukan Nazi. Pada tahun 1945, Leo Major ditugaskan untuk mengintai kota Zwolle yang saat itu dikuasai oleh ribuan pasukan Nazi. Leo ditugaskan bersama temannya Willy Arsenaut untuk menyusup ke Kota Zwolle demi mengetahui seberapa besar kekuatan Nazi.

Sayangnya sebelum masuk ke Kota, Leo dan Willy bertemu dengan satu kelompok Nazi yang sedang patrol. Kontak senjata tentu tidak dapat terelakkan hingga membuat Willy tewas. Hal tersebut justru membuat amarah Leo memuncak, dengan gagah berani Leo pasukan Nazi dan menculik salah satunya. Leo kembali menggunakan seorang pasukan tersebut untuk merangsek masuk ke markas Nazi. Saat di dalam Leo menyebut agar seluruh pasukan Nazi menyerah karena kota Zwolle sudah dikepung oleh pasukan Kanada. Untuk membuktikan gertakan tersebut, saat keluar dari markas Nazi Leo menghujani beberapa sudut Kota Zwolle dengan senapan mesin dan juga granat. Pasukan Nazi mulai ketakutan meski tidak sepenuhnya percaya, tapi menjelang pagi Leo kembali berhadapan dengan 10 pasukan Nazi yang ditugaskan untuk mengintai. Kontak senjata kembali terjadi namun hal tersebut pula yang akhirnya membuat pasukan Nazi yakin untuk menyerah. Karena dalam kontak senjata Leo yang berhasil mencuri banyak peluru dan granat menghujani kelompok Nazi dengan membabi buta.

Kisah Leo Major Rambo Dunia Nyata oleh SegiEmpatAksi heroik Leo Major pun membuat namanya disematkan sebagai nama Jalan di kota Zwolle, dan namanya tercatat sebagai pahlawan bagi masyarakat Zwolle. Leo meninggal dunia pada tahun 2008 di usia 87 tahun. Bedanya dengan Rambo yang ada dalam film, di usia seperti itu dia masih sibuk bermain film.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY