Narkoba, terorisme dan pembunuhan berencana merupakan tindak kriminal yang akan mendapatkan sanksi berat yaitu pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Berdasarkan undang-undang yang berlaku hukuman mati yang berlaku di tanah air tercinta adalah dengan hukuman gantung atau ditembak. Tapi siapa sangka dulunya di tanah air hukuman mati bagi mereka yang terbukti bersalah dilakukan dengan cara yang sangat mengerikan. Bukan digantung atau dieksekusi dengan sejumlah regu tembak tapi hukumannya jauh lebih mengerikan.

Hal tersebut terjadi disaat Indonesia masih berupa kerajaan, dimana mereka yang terbukti bersalah dan melanggar aturan yang ditetapkan kerajaan akan dieksekusi dengan cara mengerikan. Mulai dari ditikam dengan keris hingga dibiarkan bertarung dengan harimau. Penasaran seperti apa kisahnya? Berikut 4 hukuman mati mengerikan di Indonesia yang pernah ada.

Dilempari Tombak atau Ditumbuk Sampai Mati

Aceh sejak dulu menjadi salah satu daerah yang sangat ketat menerapkan syariat Islam. Bahkan sejak era Kesultanan Aceh. Tapi di era inilah tercatat sebuah sejarah betapa mengerikannya mereka yang terbukti bersalah karena melakukan zinah. Wanita ataupun pria yang terbukti berzinah akan mendapatkan hukuman mati yang mengerikan.

Hukuman Mati Mengerikan di Indonesia oleh SegiEmpatAda dua metode hukuman mati yang berlaku, pertama mereka akan dilempari tombak atau lembing hingga menancap di tubuh dan dibiarkan tewas kehabisan darah. Sedangkan yang kedua pezinah akan ditumbuk kepalanya oleh dua orang algojo sampai tewas.

Dibiarkan Bertarung dengan Harimau atau Dipicis

Saat agama Islam mulai masuk ke pulau Jawa hukuman mati yang mulai diberlakukan sempat mengalami perubahan. Tapi meski begitu sanksi tegas bagi para pelaku kejahatan tetap dilakukan dengan cara yang mengerikan.

Hukuman Mati Mengerikan di Indonesia oleh SegiEmpatMereka yang melanggar akan diberikan hukuman mati dengan dua cara. Pertama dibiarkan bertarung dengan harimau Jawa dan hukuman kedua adalah dipicis. Hukuman kedua inilah yang bisa dibilang mengerikan dan sangat menyakitkan, bagaimana tidak para algojo akan menyayat setiap bagian tubuh pelaku hingga lukanya menganga. Setelah itu pelaku akan disirami air garam atau air jeruk dan dibiarkan mengerang kesakitan sampai tewas.

Ditusuk Keris Berulang Kali sampai Mati

Sebelum ajaran Islam masuk ke pulau Jawa, banyak Kerajaan yang menganut ajaran Hindu dan Buddha. Di era in hukuman mati pun dilakukan dengan cara yang sangat mengerikan. Siapa saja yang terbukti melanggar dan bersalah melakukan kejahatan maka dia akan dihukum mati. Hukuman mati akan ditentukan oleh hakim yang ditunjuk langsung oleh Raja. Siapa saja yang mendapat sanksi itu ia tidak akan lolos.

Hukuman Mati Mengerikan di Indonesia oleh SegiEmpatMereka yang bersalah akan digiring ke tempat eksekusi yang sudah ditunggu oleh seorang algojo. Saat pelaksanaan, dua pengawal akan memegang kedua tangan pelaku dan algojo akan langsung menghujani bagian jantung dengan tusukan keris berkali-kali sampai pelakunya tewas.

Dimutilasi

Hukuman mati yang satu ini bisa disebut sebagai hukuman mati paling mengerikan. Hukuman ini pernah diterapkan terhadap Trunojoyo yang sekaligus menjadi kisah kematian paling mengerikan.

Hukuman Mati Mengerikan di Indonesia oleh SegiEmpatAmangkurat II yang mendapat tugas untuk mengeksekusi Trunojoyo di depan pada Adipati, diperintahkan untuk membelah perut hingga bagian dada Trunojoyo. Tidak hanya itu eksekutor pun mengambil bagian hati yang kemudian dicincang. Bahkan kabarnya setelah itu anggota tubuh Trunojoyo pun dimutilasi. Bagian kepalanya dipenggal dan ditaruh di balai peristirahatan sebelum akhirnya ditumbuh sampai hancur lebur.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY