Bajak laut lebih banyak dikenal sebagai penjahat karena aksi-aksi mereka di laut lepas yang beringas saat menyergap dan merampok setiap kapal yang lewat di daerahnya. Hanya saja faktanya bajak laut justru punya sisi lain yang tersembunyi, entah itu karena para bajak laut dibasmi dengan hukuman mati atau memang sengaja disembunyikan.

10 Fakta Bajak Laut oleh SegiEmpatPada masa jayanya sekitar tahun 1650 sampai 1730 para bajak laut dikenal sebagai sekelompok pria yang begis, suka mencuri, memperkosa hingga selalu menebar kekacauan pada warga Eropa. Tapi ternyata bajak laut menyimpan fakta lain yang selama ini tidak banyak ditahu. Para bajak laut ternyata bukan hanya sekelompok pria pembuat onar dan meneror bangsa Eropa, tapi mereka ternyata punya peran terhadap pembebasan para budak. Benarkah? Berikut fakta-fakta yang dilansir list verse.

Bajak Laut Pertama di Dunia Adalah Seorang Budak

Dalam sejarah dan mungkin juga pada film-film yang sering dipertontonkan, para bajak laut selalu melekat dengan orang kulit putih. Sebut saja sosok Samuel Bellamy dan Blackbeard yang merupakan dua bajak laut paling melegenda.

Tapi ternyata faktanya orang yang paling pertama menjadi bajak laut adalah seorang budak berkulit hitam yang dikenal dengan nama Mulatto dan Negro yang ditemukan dalam catatan seorang pelaut Perancis yang kala itu kapalnya dibajak oleh mereka di pantai Hispaniola.

Para Bajak Laut Tidak Sembarangan Membajak Kapal

Selama ini para bajak laut dikenal sebagai penjahat yang tidak pernah tebang pilih dalam menjarah setiap kapal. Tapi dalam sejarah faktanya para bajak laut justru tidak sembarangan membajak kapal, sekarang ini para pembajak kapal yang ada di Afrika memang selalu mengincar kapal-kapal milik perusahaan asing untuk meminta uang tebusan.

Sejak dulu para bajak laut memang memilih kapal tertentu, tapi bukan untuk hasil jarahannya tapi kapalnya. Di jaman dulu kapal-kapal pembawa budak yang paling diincar karena ukurannya yang besar dan juga cepat. Queen Anne’s Revenge milik Blackbeard dulunya adalah kapal pengangkut budak.

Bajak Laut Membebaskan Budak yang Diperdagangkan

10 Fakta Bajak Laut oleh SegiEmpatTidak banyak yang tahu para bajak laut dulunya juga punya andil dalam pembebasan budak-budak yang diperdagangkan. Dalam sejarah tercatat saat membajak kapal yang mengakut budak para bajak laut juga turut membebaskan para budak yang ditahan dan mereka dibujuk untuk ikut bergabung. Bahkan ternyata para bajak laut meski bengis mereka sebisa mungkin berusaha untuk tidak membunuh, mereka membebaskan dan mengajak bergabung, sementara yang lain dibiarkan lolos.

Hanya saja tidak semua bajak laut yang membebaskan para budak seperti Black Bart yang justru membakar hidup-hidup 80 budak pada kapal yang ia bajak.

30 Persen Bajak Laut Orang Kulit Hitam

Dalam film ‘Pirates of Carribean’ para bajak laut terlihat didominasi oleh orang-orang Eropa. Tapi faktanya dalam sejarah bajak laut setiap 1 kapal bajak laut justru diawaki sekitar 30 persen orang kulit hitam. Bahkan pada beberapa kapal justru orang kulit hitam lebih mendominasi.

Sebut saja kapal Queen Anne’s Revenge yang legendaris, tercatat dari 100 orang awak Blackbeard 60 orang diantaranya adalah orang kulit hitam. Bahkan ada pula dalam 1 kapal hanya 1 orang kulit putih.

Meski Beringas Para Bajak Laut Sangat Demokratis

Hidup dengan bebas, tanpa aturan dan sangat bengis itulah tiga hal yang melekat pada para bajak laut. Tapi faktanya meski begitu para bajak laut adalah orang-orang yang demokratis. Mereka dibebaskan memilih siapa yang akan jadi kapten bahkan mereka dibebaskan untuk menyuarakan pendapatnya. Bahkan jangan salah faktanya para bajak laut juga punya aturan ketat yang hanya ada di dalam kepalanya.

Kepala Suku Afrika jadi Orang Kepercayaan Blackbeard

Black Caesar bukanlah seorang bajak laut yang terkenal tapi dalam sejarah bajak laut faktanya Black Caesar adalah salah satu orang yang begitu disegani. Dia adalah orang kepercayaan Blackbeard bahkan faktanya Blackbeard menggantungkan hidupnya pada Black Caesar.

10 Fakta Bajak Laut oleh SegiEmpatDalam sejarahnya Black Caesar adalah seorang kepala suku Afrika yang ditipu orang Eropa untuk ikut dengannya. Bukannya diberi kehidupan pantas ia justru ikut dijual sebagai budak. Untungnya ia berhasil lolos saat kapal yang mengangkutnya karam diterpa badai. Saat terombang-ambing dilaut ia bersama seorang budak lainnya berhasil membajak satu kapal. Tak lama ia pun memimpin awak kapalnya sendiri dan bergabung dengan Blackbeard.

Bajak Laut Berkulit Hitam Boleh Memaki dan Menjadikan Orang Kulit Putih Sebagai Budak

Dalam sejarah perbudakan orang-orang kulit hitam selalu mendapat intimidasi dari orang kulit putih bahkan hanya orang-orang kulit hitam pula yang dijadikan budak. Tapi faktanya di kalangan bajak laut orang-orang kulit hitam justru punya status lebih tinggi, bahkan mereka diperbolehkan memaki dan menjadikan orang kulit putih sebagai budak mereka.

Sea Shanty adalah Lagu dari Budak Kulit Hitam

Sea Shanty adalah sebuah lagu yang selalu disenandungkan oleh para bajak laut saat mengarungi lautan luas. Ternyata lagu tersebut awalnya tercipta dari senandung para budak berkulit hitam yang diperlakukan biadap dan sangat tidak manusiawi.

Jika Tertangkap Bajak Laut Dipaksa Jadi Budak

10 Fakta Bajak Laut oleh SegiEmpatDalam sejarah bajak laut mereka dapat memberikan kebabasan dan kesetaraan bagi para budak yang diperdagangkan. Tak heran banyak budak yang lolos bergabung dengan para bajak laut. Tapi tidak semua bajak laut bisa benar-benar terlepas dari perbudakan, jika mereka ditangkap dan kaptennya dihukum mati para awak kapal kembali diperdagangkan. Seperti halnya John Julian yang dijadikan budak saat kapalnya kandas dan tertangkap. Bahkan John Julian tewas dihukum mati karena menolak menjadi budak.

Perbudakan Merajalela Sejak Era Bajak Laut Meredup

10 Fakta Bajak Laut oleh SegiEmpatDi masa jayanya para bajak laut ibarat “dewa penolong” bagi para budak karena para bajak laut bisa membebaskan mereka dan memberikan mereka kesetaraan. Namun saat masa keemasan bajak laut mulai meredup khususnya saat para bajak laut legendaris tewas para budak seperti kehilangan penolong. Bahkan dalam beberapa tahun perdagangan budak justru makin meraja lela.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY