Semua orang pasti tahu apa itu “film biru”, bahkan nyatanya banyak orang khususnya pria yang gemar menontonnya. Terbukti dari peringkat Indonesia yang masuk 5 besar dunia sebagai “pelanggan” setia film biru.

Dari sisi penikmatnya, film biru atau film porno merupakan tontonan yang menyenangkan karena memberikan keindahan yang tidak ia dapatkan. Tapi apakah Anda tahu apa yang didapatkan dari “sang bintang” yang Anda tonton? khususnya bagi para bintang wanita?

Mungkin setelah Anda tahun 4 fakta miris dibalik film biru ini, Anda bisa jadi lebih berpikir untuk menontonnya.

Fakta Miris Dibalik Film Biru oleh SegiEmpatRemaja yang Tidak Punya Masa Depan

Salah satu majalan survey yang populer seantero dunia, pernah merilis kategori apa yang paling banyak dikunjungi oleh para penikmat film biru. Hasilnya, di peringkat pertama kategori teen alias teenager yang berarti remaja menjadi paling banyak dikunjungi.

Muda, cantik dan seksi sepertinya menjadi daya tarik tersendiri banyak pria. Tapi fakta dibalik itu justru sangat menyayat hati. Bagaimana tidak, para remaja yang seolah ditawarkan sejumlah uang demi “bersenang-senang” justru terancam tidak punya masa depan. Karena mirisnya mereka harus menanggung beban psikologis sepanjang hidupnya. Jangan berpikir semua orang suka atau semua orang ingin berhubungan seks lalu menjadi tontonan semua orang di dunia. Apalagi dengan usia mereka yang masih muda, apakah nantinya akan ada perusahaan yang mau menerimanya bekerja? Belum lagi tentang kisah cinta, apakah ada orang yang ingin menjalin hubungan dengan seorang artis film porno?

Kenikmatan yang Tidak Nyata

Nikmat karena membangkitkan syahwat, itulah alasan utama semua hal yang berbau pornografi selalu jadi “idola” apalagi kalau dibintangi wanita cantik. Tapi faktanya apa yang ditonton justru sama sekali tidak nyata.

Alasan yang pertama karena tentu saja itu ada film yang berarti setiap adegan sudah dirancang khusus untuk para penontonnya. Alasan yang kedua, apakah ada orang yang mau, suka atau bisa menerima penyiksaan saat berhubungan intim? Apakah ada wanita yang suka kalau dipaksa oral seks? Bahkan sampai harus muntah? Rasakan sendiri, masukkan jari Anda secara paksa ke dalam mulut lalu rasakan apa yang terjadi.

Mempertaruhkan Kesehatan

Dalam industri film dewasa ada beberapa kesamaan dengan industri film pada umumnya, salah satunya yaitu kejar tayang. Hal ini tentu sangat miris bagi para pemainnya karena bukan hanya harus beradegan ranjang di depan banyak orang dan dipertontonkan ke seluruh dunia tapi mereka juga harus bercinta dengan orang-orang yang berbeda setiap hari.

Hal ini tentu saja membahayakan kesehatannya, bukan hanya berisiko mengalami penyakit menular seksual yang berkaitan dengan alat kelamin tapi juga penyakit infeksi atau kemandulan. Bahkan seorang bintang porno remaja sebut saja namanya Teressa yang masih berusia 19 tahun mengaku kalau seminggu sekali ia harus membeli pil KB. Ia juga mengatakan kalau ada seorang teman se-profesinya kini sedang kritis karena mengalami pendarahan hebat disaat menggugurkan kandungan, hanya karena ia lupa menggunakan pil KB.

Menyebabkan Kemiskinan

Bukan hanya tidak punya masa depan, tapi seorang artis porno juga jauh lebih mudah jatuh miskin. Seperti halnya yang dialami para artis film biru amatir. Untuk sekali “main” mereka memang bisa mendapatkan bayaran yang tinggi. Tapi nyatanya setelah 4 bulan bergelut di industri pornografi mereka harus tersingkir oleh para pesaing yang lebih muda dan “lebih segar”. Lantas apakah mereka akan mendapatkan bayaran setelah tersingkir? Ibaratnya mereka hanya bisa menikmati hasil jerih payahnya selama 4 bulan, itupun mereka harus membayar 10 persen pada agen dan 10 persen untuk penata rias. Sisanya mereka harus menanggung biaya kesehatan, sewa apartemen karena mereka kebanyakan dari luar kota dan masih banyak lagi.

Nah, seperti itulah fakta mirisnya kehidupan para bintang film biru yang mungkin Anda lihat menyenangkan.

LEAVE A REPLY